Posts

DISHUB MANTAPKAN PERSIAPAN HAUL SEKUMPUL KE-15

Martapura – Jelang H-2 pelaksanaan Haul ke 15 KH Zaini Abdul Ghani atau yang juga dikenal sebagai Guru Sekumpul, Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar mantapkan persiapan dengan melaksanakan rapat internal guna memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Rapat persiapan ini melibatkan Pejabat Eselon III dan Eselon IV Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar. Rapat Pelaksanaan Haul Guru Sekumpul tersebut dilaksanakan di Aula Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, Jumat (28/02/2020).

Rapat tersebut di pimpin oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar Drs. H. Aspihani, M.Ap dan Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar Slamat Riyanto, S.Sos sebagai moderator dengan pembahasan pemantapan ploting anggota H-2 sampai dengan H+2 Haul Guru Sekumpul ke-15 Kabupaten Banjar dan Persiapan rekayasa yang bersifat situasional.

Read more

Pengaktifan lagi Traffic Light Simpang Empat Sekumpul

Martapura – Setelah beberapa hari traffic Light simpang empat sekumpul di flashing, hari ini sudah diaktifkan kembali, Selasa (27/03/2018).

Dalam acara peringatan Haul Abah Guru Sekumpul Ke-13 ini Traffic Light simpang empat sekumpul sudah beberapa hari diberlakukan Flashing dan menutup bukaan mediannya, mengapa demikian??

“Kebijakan tersebut diberlakukan karena digunakan untuk mengatur arus lalu lintas saat prosesi acara haul tersebut” dimana jalan sekumpul merupakan jalur utama untuk masuk kedalam lokasi acara sehingga tidak ada pergerakan membelok pada persimpangan tersebut yang dapat mengganggu arus lalu lintas dan pergerakan para jama’ah haul.

Pengaktifan tersebut dilakukan oleh Kepala Seksi Fasilitas Perhubungan Darat Riyantoni, SE beserta staf teknisi APILL, beliau mengatakan bahwa melihat berdasarkan situasi dan kondisi yang ada pada simpang empat sekumpul tersebut sudah kondusif atau arus lalu lintas sudah lancar seperti hari-hari biasanya. Dan kami hanya ingin mempermudah dan memperlancar arus lalu lintas yang ada, kasihan orang yang akan membelok pada simpang empat sekumpul harus memutar jauh pada putaran balik yang ada. Sehingga pengaktifan Traffic Light diberlakukan pada pagi hari ini tadi.

FORUM LLAJ KAB. BANJAR, SEPAKAT OPERASIONALKAN TRAFFIC LIGHT PERSIMPANGAN A. YANI-SEKUMPUL

DSC_0698-300x199Martapura, Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLLAJ) kembali merekomendasikan pembenahan lalu lintas. Kali ini hasil rekomendasinya adalah mengaktifkan traffic light persimpangan A. Yani-Sekumpul, Martapura yang sudah lama tidak berfungsi. Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banjar selaku inisiator forum diskusi tersebut melaksanakan rapat pada hari Kamis, 29 September 2016 di Aula Dishubkominfo. Tak tanggung-tanggung rapat kali ini langsung dihadiri oleh Kejari Martapura Slamet Siswanta, Ka Satpol PP Ahmadi, Kadishubkominfo Aidil Basith. Forum tersebut juga dihadiri pejabat Polres Banjar, Kodim 1006/mtp, Organda dan seluruh SKPD yang terkait.

Berdasarkan hasil survey Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) yang dilaksanakan pada hari Senin, Jumat, Sabtu dan Minggu didapat analisa jam puncak terbesar pada hari senin pukul 07.00-08.00 Wita, hal ini dikarenakan pada waktu jam sibuk tersebut masyarakat Kabupaten Banjar banyak memulai aktifitas dan kegiatan seperti sekolah, bekerja, berdagang dan lainnya. Sehingga pada saat jam puncak tersebut volume kendaraan lalu lintas cukup tinggi dan berpengaruh terhadap kinerja persimpangan A. Yani-sekumpul”, ucapnya Aidil Basith.

Dalam pengaktifan traffic light di persimpangan A. Yani-Sekumpul diberikan 4 skenario yang disampaikan oleh Kabid BST Dishubkominfo Suwarto dalam forum ini, skenario yang pertama dengan pengaturan 4 fase hasil tundaan rata-rata sebesar 52,59 detik/simpangan, skenario yang kedua dengan pengaturan 4 fase berdasarkan proporsi arus lalu lintas hasil tundaan rata-rata sebesar 38,86 detik/simpangan, skenario ketiga dengan pengaturan 3 fase dimana hasil tundaan rata-rata 23,33 detik/simpangan dan yang terakhir dengan skenario keempat dengan pengaturan 2 fase dengan hasil tundaan rata-rata 13,08 detik/simpangan.

Setelah pembahasan skenario yang akan diterapkan dalam pengaktifan traffic light, seluruh peserta akhirnya menyetujui bahwa persimpangan A. Yani-Sekumpul akan di operasikan akan dilaksanakan pada hari Senin, 03 Oktober 2016 menggunakan fase kedua dengan pengaturan 4 fase berdasarkan proporsi arus lalu lintas dengan penyesuaian waktu siklus dengan volume kendaraan eksisting menyesuaikan proporsi arus lalu lintas riil yang membelok dengan tundaan rata-rata sebesar 38,89 detik/simpangan dan antrian rata-rata sebesar 46,35 m. Seluruh hasil Rapat Forum LLAJ (Lalu Lintas dan Angkutan Jalan) akan dilaporkan ke Balai Lalu Lintas Angkutan Jalan, Sungai, Danau dan Penyeberangan (LLAJSDP) Palangkaraya. Saat ditanyakan kenapa hal itu mendesak dilaksanakan, Sekretaris Dishubkominfo menyatakan bahwa didasarkan oleh 2 surat Ombudsman Prov. Kalsel yang meminta agar traffic light diaktifkan dan adanya surat pemberian wewenang dari Pemerintah Pusat karena jalan A. Yani adalah jalan nasional.(H2Fz)

BUPATI BANJAR TERIMA TIGA SK PENEMPATAN LULUSAN STTD DARI MENTERI PANRB

humas_banjar@yahoo.com Mtapura

Auditorium Giri S Hadihardjono Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Kementrian Perhubungan, Bekasi, Jawa Barat, menjadi tempat dan saksi bersejarah bagi 174 orang Taruna STTD se-Indonesia. Tidak terkecuali bagi tiga taruna STTD yang berasal dari Kabupaten Banjar, yaitu Fachrurrozi, M Taufik dan Deny Irawan.

Kamis, (13/10), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) RI Asman Abnur, secara langsung menyerahkan Surat Keputusan (SK) tentang Penetapan Kebutuhan PNS Lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat Kemenhub kepada 40 kepala daerah yang menjadi lokasi penempatan Aparatur Sipil Negara di bidang transportasi dengan status CPNS.
Asman Abnur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang luar biasa terhadap pola pembibitan yang diterapkan pada sekolah kedinasan, STTD, yang memiliki spesisialisasi pada bidang tertentu, transportasi darat.

humas_banjar@yahoo.com MtapuraHal itu dikatakan mengingat saat ini lebih dari 60 persen ASN hanya memiliki kemampuan administratif. “Kalau seperti sekolah ikatan dinas , STTD ini nantinya akan melahirkan ASN yang memiliki kemampuan dalam bidang transportasi, dan ini sangat bagus,” pujinya.
Ia menyampaikan kepada para kepala daerah agar lulusan STTD yang bertugas di wilayahnya dapat ditempatkan sesuai dengan keahliannya. Jangan sampai kepala daerah menempatkan lulusan sekolah ikatan dinas pada tempat yang bukan keahliannya.
Lebih lanjut Menteri PANRB berpesan agar lulusan STTD dapat bekerja secara profesional, jangan hanya bekerja sekedar mencari pangkat atau jabatan, tapi harus dapat melayani masyarakat dengan sepenuh hati. “Pelayanan publik harus memberi hak dari rakyat dengan penuh, harus berjiwa melayani rakyat, dan berikan yang terbaik untuk rakyat,” tegasnya.

IMG_8814 IMG_8815Bupati Banjar H Khalilurrahman yang secara simbolis menerima SK tersebut mengatakan, sangat senang dengan keputusan Menteri PANRB. Ia mengakui bahwa saat ini Kabupaten Banjar memerlukan tenaga ASN yang kompeten, mempunyai keahlian dan kualitas yang bagus untuk pembangunan daerah. Dalam hal ini, lulusan STTD sudah mempunyai kompetensi tersebut khususnya di bidang transportasi darat.
“Alhamdulillah, tiga Taruna Lulusan STTD Kemenhub dari Kabupaten Banjar sudah menerima SK CPNS dari Bp. Asman Abnur. SK penempatannya sendiri berada di Kabupaten Banjar. Seperti kita ketahui bersama, para lulusan STTD ini sudah digembleng, dibekali skill serta keahlian yang mumpuni untuk menjadi seorang ASN dibidang tranportasi darat.,” tutur laki-laki yang akrab disapa Guru Khalil ini.

humas_banjar@yahoo.com MtapuraBupati Banjar berharap agar ketiga Taruna Lulusan STTD ini bersungguh-sungguh dalam bekerja, menerapkan ilmu yang mereka miliki agar dapat memunculkan inovasi baru untuk perkembangan dan kemajuan transportasi di Kabupaten Banjar.
Sementara itu, Ketua Sekolah Tinggi Transportasi Darat Zulmafendi menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan Bapak Menteri PANRB, dengan diterbitkannya SK tentang Penetapan Kebutuhan PNS lulusan STTD. “Hal ini akan semakin memacu STTD untuk meningkatkan kualitas lulusan sehingga upaya pemenuhan SDM yang kompeten di bidang transportasi darat dapat terpenuhi secara terprogram,” tuturnya.
Zulmafendi melaporkan bahwa jumlah kebutuhan lulusan STTD untuk mengisi berbagai jabatan teknis fungsional di bidang transportasi darat di daerah-daerah berjumlah 26.932 orang. “Hingga saat ini baru terpenuhi 2.210 orang atau delapan persen dari kebutuhan nasional,” ungkapnya.
Penyerahan SK Penetapan Kebutuhan PNS lulusan STTD ini merupakan hasil MoU Pola Pembibitan STTD dengan 58 kabupaten/kota termasuk Kabupaten Banjar. Kabupaten Banjar merupakan satu-satunya kabupaten di Kalsel yang melaksanakan MoU tersebut dengan STTD yang dimulai pada tahun 2014 lalu.
Aidil Basith selaku Kepala Dishubkominfo Banjar mengatakan siap memberdayakan sebaik mungkin ketiga lulusan STTD ini sesuai dengan bidang dan keahliannya. “Saya akan akan meminta arahan dari Pak Bupati dan berkoordinasi dengan pihak BKD dalam penempatan ketiga lulusan STTD ini. Sangat disayangkan apabila ilmu yang mereka miliki tidak dimanfaatkan dengan baik atau karena salah penempatan posisi kerja,” tuturnya.
Untuk diketahui, STTD merupakan sekolah tinggi di bawah Kemenhub yang mempunyai ikatan dinas, yang kemungkinan besar lulusan STTD akan menjadi seorang PNS atau ASN.
Mulai tahun 2014 lalu siswa-siswi SMA/SMK di Kabupaten Banjar yang ingin mendaftar menjadi taruna di STTD bisa mendaftar di Dishubkominfo dan BKD Banjar. Namun ada klasifikasi atau regulasi yang harus dipenuhi oleh siswa agar bisa diterima di STTD.
“Untuk SMA hanya jurusan IPA yang bisa mendaftar untuk menjadi taruna STTD, sedangkan untuk SMK terbagi menjadi beberapa jurusan, yaitu Jurusan Listrik, Mesin, Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Alat Berat (TAB) dan Jurusan Teknik Informatika (TI). Dengan nilai minimum yang harus dipenuhi, Matematika 7,00, Bahasa Indonesia 7,00, Bahasa Inggris 7,00 dan nilai Keahlian Kejuruan 7,00,” jelas Basith.(Humas/Dishubkominfo)