Angkutan Umum Segera Direformasi untuk Pelayanan Yang Prima

Layanan angkutan umum segera reformasi, sebagai bagian hadapi tantangan yang semakin besar di lingkungan transportasi jalan.

Reformasi pelayanan angkutan umum masal ini dimulai dari prasarana, salah satunya dengan segera merevitalisasi Terminal Bus Tipe A

“Sesuai arahan Menteri Perhubungan, Kementerian Perhubungan di tahun 2020 akan mulai fokus membenahi angkutan jalan dan program tersebut sudah dicanangkan pengalokasian di tahun 2020,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Cucu Mulyana saat membacakan sambutan Direktur Jenderal Perhubungan Darat pada pembukaan acara Rapat Kerja Teknis Bidang Angkutan Orang Tahun 2019 di Bogor, Selasa (30/7/2019) malam.

Dalam rancangannya, proyek revitalisasi meliputi perbaikan fisik terminal, penambahan lounge atau ruang tunggu dan pembaharuan toilet. Kenyamanannya juga akan dibuat setara bandara.

Dari sisi angkutan, maka pengembangannya Buy The Service (BTS) dimana dalam skema ini pembayaran pelayanan angkutan umum dilakukan oleh Pemerintah sesuai dengan jumlah perjalanan yang telah dilakukan.

“Program ini telah diterapkan pada beberapa kota seperti Medan, Surakarta, Surabaya, Palembang, Yogyakarta, dan Denpasar, dimana nantinya akan dievaluasi dan akan kita kembangkan,” urainya.

Diperlukan sinkronisasi dan harmonisasi antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah (Provinsi, Kabupaten/Kota). Untuknya tengah dikaji bersama bagaimana kelembagaannya, bagaimana konsep ke depan, tentu kota akan berdayakan peran serta masyarakat salah satunya para pengusaha.

Perlu diketahu, Kemenhub telah mengeluarkan kebijakan yang sesuai dengan perkembangan zaman, diantaranya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 44 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Pada Peraturan tersebut umur kendaraan Angkutan Antar Jemput Antar Provinsi (AJAP) diubah dari sebelumnya lima tahun menjadi maksimal 10 tahun, kendaraan angkutan carter dan angkutan pariwisata dari sebelumnya maksimal 10 tahun menjadi 15 tahun.

“Namun demikian, untuk tetap menjaga keselamatan pelayanan angkutan umum, Pemerintah mewajibkan perusahaan memasang e-logbook dan sistem GPS (Global Positioning System) pada setiap kendaraan,” ungkap Cucu.

Selain itu, Kemenhub juga telah mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 15 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Dalam Trayek.

Dalam peraturan ini, perusahaan angkutan umun dalam proses pengajuan izin baru tidak perlu menggunakan rekomendasi dari Dinas Perhubungan Provinsi dan wajib untuk memiliki fasilitas penyimpanan kendaraan yang dimilikinya dimana dalam penyelenggaraannya, kendaraan angkutan umum wajib untuk menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal penumpang angkutan umum.

“Saya berharap seluruh peserta yang hadir dapat memanfaatkan semaksimal mungkin kesempatan ini sehingga dapat menghasilkan ide dan gagasan baru untuk meningkatkan profesionalisme kerja, mendukung penyelenggaraan angkutan umum khususnya angkutan orang yang lebih baik dimasa mendatang yang ditunjang dengan kemajuan teknologi informasi yang selaras dengan Peraturan Perundang-undangan sehingga mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat akan jasa transportasi yang aman, nyaman, handal dan selamat serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tutupnya.

Kegiatan yang mengusung tema Revitalisasi Pelayanan Angkutan Umum Yang Handal, Aman, Selamat dan Nyaman ini dihadiri oleh 138 peserta yang terdiri atas unsur-unsur dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), para Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan para Kepala Dinas Perhubungan Provinsi, Kabupaten/Kota di seluruh wilayah Indonesia, serta Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Prasarana Ditjen Hubdat Risal Wasal, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor Rachmawati, Sekjen DPP Organda Ateng Aryono dan pengamat transportasi Djoko Setijowarno.

 

Bupati Banjar Resmi Luncurkan Bus Angkutan Sekolah (Bungas)

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Memberikan pelayanan angkutan umum khusus pelajar yang aman, nyaman, selamat dan murah, Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar berinovasi ciptakan Bus Angkutan Sekolah (BUNGAS).

Sedikitnya ada 10 armada yang akan digunakan untuk mengangkut pelajar jenjang SLTP baik berangkat maupun pulang di Lima Sekolah yang ada di kota Martapura yakni, SMPN 1, SMPN 3, MTSN 6, MTSN Pangeran Antasari, dan MTSN Hidayatullah.

Dalam penerapan progam Bungas ini sudah diuji cobakan pada akhir 2018 yang lalu yang digunakan untuk melayani 5 sekolah seperti diatas, setelah mendapat respon positif dari siswa maupun orang tua siswa maka kami luncurkan.

Bupati Banjar H. Khalilurrahman meresmikan program Bus Angkutan Sekolah (Bungas) di SMP Negeri 3 Martapura, Komplek Sa’adah, Sungai Paring Martapura, Rabu (31/07/2019).

Menurut Bupati Khalilurrahman, pelayanan Bungas bagi siswa sekolah menengah di wilayah Kabupaten Banjar, dapat meningkatkan aspek keselamatan siswa, sehingga dapat mewujudkan Zero Accident (kecelakaan nol). “Angka kecelakaan tertinggi salah satu penyebabnya adalah anak sekolah yang masih di bawah umur, belum layak mendapat SIM,”ujar Khalilurrahman

Inovasi Bungas juga dapat mendukung Go Green meminimalisir polusi udara, mengurangangi kemacetan, mempertahankan predikat nasional Kabupaten layak anak, serta tetap mempertahankan Penghargaan Nasional Wahana Nugraha (WTN).

“Agar pengoprasian Bungas dapat berjalan lancar, saya berpesan kepada Dishub bersama Satlantas Polres Banjar agar penegakan hukum bagi anak-anak yang di bawah umur untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor roda dua,” tegas Khalilurrahman

Kepada orang tua siswa yang tidak bisa mengantar anaknya ke sekolah agar anaknya ikut bergabung dengan Bungas, sedangkan Komite Sekolah diminta agar dapat membantu mempasilitasi dalam sosialisasi monitoring maupun evaluasi sebagaimana mestinya.

“Besar harapan kedepannya ada kerjasama dengan Perusahaan Daerah maupun Swasta di Kabipaten Banjar untuk membantu program melalui CSR,” tutup Khalilurrahman

Sebelum Acara Peresmian Bungas Dishub Banjar Lalukan Persiapan dan Penataan Lokasi Acara

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Selama beberapa hari Dishub Banjar lakukan persiapan untuk acara launching Bus Angkutan Sekolah di SMP Negeri 3 Martapura, Rabu 31 Juli 2019 mendatang.

Penataan Dekorasi, susunan acara serta sampai dengan penutupan telah disiapkan 2 hari sebelum acara resminya dilaksanakan.

Kerja keras anggota Dishub Banjar untuk menyukseskan acara tersebut perlu diapresiasi, mereka menata serta mengangkut alat-alat yang diperlukan dalam acara itu dengan sendiri yaitu membawa perlengkapan dari kantor Dishub Kab. Banjar.

Dan tak lupa menjadi kewajiban Dishub adalah memperlancar arus lalu lintas yang tak menutup kemungkinan terjadinya kemacetan akibat adanya acara tersebut.

Beberapa alat bantu pengamanan lalu lintas didrop oleh anggota Dishub pada lokasi acara tersebut karena banyaknya undangan yang hadir sehingga perlunya pengaturan arus lalu lintas serta lahan parkir yang ada.

Sesuai dengan keadaan bahwa lahan parkir sudah disiapkan persis didepan SMPN 3 Martapura karena merupakan lahan kosong, serta melakukan pengalihan arus lalu lintas ke jalan sambaing bank mandiri.

Semua sudah disusun dan dilakukan aksi untuk kelancaran acara peresmian Launching Bus Angkutan Sekolah (BUNGAS) oleh Bupati Banjar.

Dishub Banjar Lakukan Kerjasama Uji Peti Parkir dengan PD. Pasar

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – PD. Pasar Bauntung Batuah menggandeng Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar dalam hal ini di bidangi oleh UPT. Parkir dan Terminal untuk melakukan uji petik pengelolaan parkir untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Pada kerjasama ini lokasi yang akan menjadi sasaran pelaksanaan uji petik yaitu pengelolaan parkir pada kawasan pasar batuah atau pasar martapura yang lebih terkenalnya. Ujar Kepala UPT

Ia mengakui bahwa system pengelolaan parkir yang dilakukan pada kawasan tersebut merupakan masih manual dengan pengelolaan pada masyarakat sekitar dan belum menggunakan alat seperti pasar pada umumnya.

Kami harapkan dengan dilakukannya uji petik pengelolaan parkir ini dapat mengetahui seberapa besar potensi pendapatan hasil parkir rata-rata perhari, serta dapat memberikan kontribusi untuk peningkatan PAD dari pungutan retribusi parkir kendaraan yang berada pada kawasan pasar martapura tersebut.

Menurut UPT Terminal dan parkir, Sesuai kesepakatan pelaksanaan uji petik pengelolaan parkir ini dilakukan selama 7 hari atau seminggu, dan kita tunggu dan lihat hasilnya nanti

Dishub Pengamanan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung UPT. Instalasi Farmasi

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Bupati Banjar H. Khalilurrahman hadiri acara peletakan batu pertamaa Pembangunan Gedung UPT. Instalasi Farmasi Kabupaten yang berlokasi di Albasia Martapura Kabupaten Banjar. Senin, 29 Juli 2019.

Peletakan Batu Pertama dilakukan langsung oleh Bupati Banjar Khalilurrahman yang disaksikan sejumlah Pejabat Lingkup Banjar, Kepala Kejaksaan  Negeri Kabupaten Banjar, Perwakilan Polres Banjar, dan Kepala Puskesmas se kabupaten Banjar serta undangan lainnya.

Untuk kelancaran arus lalu lintas dan ketepatan waktu dalam acara tersebut maka Dishub Kabupaten Banjar memberikan Pengawalan dan juga Pengamanan pada jalur-jalur yang rawan kemacetan menuju lokasi acara.

Dengan ketepatan waktu yang tepat maka acara peletakan batu pertama tersebut berjalan lancar serta keamanan dapat terkendali.

Pada kegiatan ini Bupati Banjar menyampaikan Pembangunan Instalasi Farmasi Kabupaten Banjar atau relokasi ini merupakan salah satu usaha Pemerintah Kabupaten Banjar dalam rangkaian kegiatan untuk menjamin ketersediaan kebutuhan Obat, Reagen, Vaksin dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) untuk didistribusikan ke 24 UPT Puskesmas dan satu Laboratorium Kesehatan daerah Kabupaten Banjar.

“Saya berharap tersedianya sarana ini diharapkan sebagai pemicu kinerja tenaga Farmasi menjadi lebih baik,” harapnya.

Rapat Koordinasi Siapkan Launching Progam Bus Angkutan Sekolah (Bungas)

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Persiapan pengoperasionalan bus angkutan sekolah di Martapura Kabupaten Banjar terus dimantapkan.

Rencananya Bupati Banjar, H Khalilurrahman melaunching Bus Angkutan Sekolah (Bungas) di SMPN 3 Martapura pada Rabu (31/7).

Bungas ini sudah diujicobakan di beberapa sekolah selama satu minggu, dan ternyata mendapat tanggapan positif dari orangtua siswa, para sopir organda dan didukung Satlantas Polres Banjar.

Rapat persiapan acara launching kembali digelar di Ruang Rapat SMPN 3 Martapura, Sabtu (27/07).

Kepala Dishub Kabupaten Banjar, HM Aidil Basith mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali menggelar rapat pemantapan program Bungas sebelum dilaunching Bupati Banjar, H Khalilurrahman pada Rabu mendatang.

Termasuk mengundang rapat pihak sekolah yakni SMPN 1, SMPN 3, Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Martapura, Madrasah Tsanawiyah Pangeran Antasari Martapura, Mts Pesantren Hidayatullah Martapura, para sopir dan Organda di Kabupaten Banjar.

Kemudian rapat ini merupakan rapat terakhir pada acara launching ini, yaitu rapat ini menyusun tahapan acara (Rundown), mulai dari penyambutan Bupati, hiburan sampai dengan peresmian peluncuran bus angkutan sekolah ini oleh Bupati Banjar.

“Kemudian seperti yang sudah saya jelaskan yang dulu-dulu bahwa mobil yang dioperasionalkan ada 10 mobil, untuk rute di masing-masing sekolah menyesuaikan dengan tempat tinggal siswa. Bersyukur tanggapan semua pihak positif, para sopir angkutan kota juga mendapatkan kejelasan pendapatan,” katanya.

Dia menjelaskan, mobil angkutan kota yang mendapatkan giliran di program Bungas maka terlebih dulu ada absensi.

Tetapi bagi yang tidak terkena jadwal atau giliran, maka bisa beroperasional sesuai trayeknya seperti biasa.

Manajeman Uji KIR dan Jembatan Timbang jadi Perhatian Ditjen Hubdat

Manajemen uji KIR dan Jembatan Timbang di seluruh Indonesia menjadi perhatian Ditjen Perhubungan Kementerian Perhubungan untuk keselamatan bertransportasi.

“Uji berkala wajib dilakukan kendaraan namun sayangnya masih banyak yang terkendala peralatan dan sumber daya manusia (SDM),” tegas Dirjen Budi disela Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Peraturan Bidang Transportasi Darat di Samarinda, Kamis (25/7/2019).

Sistem yang belum sesuai dengan yang diharapkan juga kerap menjadi kendala. Masih banyak kendaraan yang tak lakukan uji KIR namun ada keterangan di Buku KIR seakan-akan sudah melaksanakannya
Untuknya, Ditjen Hubdat berupaya pada tahun ini Buku KIR akan diganti menjadi kartu yang dapat merekam dengan sistem elektronik sehingga tidak akan ada lagi pemalsuan data seperti yang masih ditemukan saat ini.

“Kami juga sudah sampaikan permintaan daerah ke Bapennas dan nantinya akan ada Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk transportasi termasuk pengembangan sistem uji KIR,” urainya.

Pada pengujian juga akan dibikin secara online sesuai perkembangan zaman, tidak manual lagi untuk mempermudah sekaligus transparansi dalam melaporkan hasilnya.

Dinas Perhubungan (Dishub) diminta untuk lebih konsen karena uji berkala dilakukan di daerah masing-masing. Terkait kalibrasi, sertifikasi, dan SDM harus benar-benar dinilai serius, bila tak lulus, karena pada prinsipnya jaminan uji kelaikan jalan suatu kendaraan merupakan tanggung jawab Dishub.

Terkait penimbangan pada Jembatan Timbang atau Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB), maka harus diperhatikan benar pelaksanaannya.

“Saya minta kepada para operator angkutan barang juga memerhatikan kelengkapan surat kendaraan dan surat jalan,” ungkap Dirjen Budi.

DEMI MENINGKATKAN KETERTIBAN BERLALU LINTAS DISHUB BANJAR MELAKSANAKAN PEMILIHAN PELAJAR PELOPOR KESELAMATAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN KABUPATEN BANJAR TAHUN 2019

Dalam upaya menggalakkan pembinaan keselamatan berlalu lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar melaksanakan Kegiatan Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan  Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tahun 2019 yang dilaksanakan pada tanggal 23 s.d 24 Juli 2019 yang bertempat di aula Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar.

Adapun kegiatan ini melibatkan beberapa narasumber yang mana terdiri dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XV Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Perhubungan Provinsi Kalimatan Selatan, Jasa Raharja Cabang Kalimantan Selatan, Polres Banjar, Pemenang Pelajar Pelopor Kab Banjar 2019, Juara I Pelajar Pelopor Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Ikatan Penguji Kendaraan Bermotor Indonesia Tingkat Provinsi Kalimatan Selatan dan Duta Lalu Lintas POLDA Kalsel.

Materi-materi yang disampaikan antara lain meliputi Petunjuk Teknis Pemilihan Pelajar Pelopor dan Angkutan Jalan, Peraturan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Peran dan Fungsi Jasa Raharja, Tata Cara Berlalu Lintas, Etika Berlalu Lintas, Peraturan Terkait Penyelenggaraan Pengujian Kendaraan Bermotor, Tata Cara Berbicara di depan umum (Public Speaking) serta tentang Leadership (Kepemimpinan)

Pemerintah Kabupaten Banjar dalam hal ini Dinas Perhubungan bertujuan untuk memberikan kesadaran bagi pelajar untuk tertib berlalu lintas serta menjadikan pelajar sebagai kader maupun teladan  yang dapat mempengaruhi lingkungannya. Dengan adanya kegiatan tersebut dapat merubah pola pikir dan sudut pandang para pelajartentang pentingnya ketertiban berlalu-lintas sejak dini.

Melebihi Muatan 50 Persen, Angkutan Barang Akan Diturunkan

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Angkutan barang yang melebihi kapasitas 50 persen diusulkan mulai Agustus 2019 akan diturunkan dari truk di Jembatan Timbang.

Mereka nantinya menurut Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi, akan melakukan komunikasi dengan operator truk untuk diturunkan dan diletakkan di gudang atau dijemput truk lainnya.
“Kita juga telah bekerjasama dengan platform ritase.com untuk mengangkut kelebihan tonase tersebut,” jelas Budi di Jakarta, Rabu (24/7/2019).

Untuk teknisnya, kata dia dipersilahkan operator untuk B to B dengan ritase.com tanpa campur tangan dari penyelenggara Jembatan Timbang (JT).

Terkait gudang, pihaknya telah menyiapkan gudang namun saat ini dikatakannya baru tersedia di tiga JT yakni Balonggandu, Losarang, dan Widang.

Direktur Prasarana Transportasi Darat Risal Wasal menambahkan, upaya ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan transportasi jalan.

“Kami akan mengawasi terus dan memantau kondisi di lapangan,” ungkapnya.
Kedepannya seluruh JT akan disiapkan gudang untuk memenuhi kebutuhan peletakan kelebihan angkutan yang masih saja terjadi.

Ditjen Hubdat Optimis Selesaikan Masalah ODOL

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan serius selesaikan carut marut over dimensi dan over loading (ODOL) yang dinilai belum maksimal diselesaikan.

“Awal Agustus 2019 kita akan selesaikan master plan penyelesaian ODOL menggandeng semua stakeholder terkait yang memiliki kewenangan,” ujar Budi di Jakarta, Rabu (24/7/2019).

Master plan telah disiapkan untuk 2019-2021 yang mana akan digali beberapa persoalan yang ada, dari hulu ke hilir untuk penyelesaiannya.

“Pekan pertama atau kedua akan saya paparkan setelah penyempurnaan master plan,” tuturnya.
Pihaknya juga akan berkoodinasi dengan kementerian perdagangan karena menyangkut kemungkinan dampak bila penegakan penanganan ODOL dilaksanakan. Mulai dari keterlambatan distribusi logistik hingga harga yang meningkat.

Pihaknya kata dia, serius akan menyelesaikan ODOL dan yang paling penting adalah komit bersama untuk mengentaskannya.

“Dalam pelaksanaannya kita ingin dengan soft power dan pendekatan edukatif, mengajak pelaku usaha benar-benar memahami dan mau menghapus ODOL,” kata Budi.