Penjelasan Peraturan Menteri Perhubungan RI No. 12 Tahun 2019 Tentang OJOL

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Peraturan Kementerian Perhubungan terkait ojek dalam jaringan (daring/ojol) dimuat dalam Permenhub 12/2019 dan Kepmenhub 348/2019.

Dalam Kepmenhub 348/2019 yang ditandatangani 1 Mei 2019, menurut Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, diatur besaran tarif menjadi 3 zona, yaitu: zona untuk wilayah Sumatera, Jawa (tanpa Jabodetabek), dan Bali. Untuk zona 2 meliputi Jabodetabek. Sementara untuk zona 3 adalah Kalimantan, Sulawesi, NTT, Maluku, dan lainnya.

“Besaran tarif nett untuk Zona 1 batas bawah Rp1.850 per km dan batas atas Rp2.300 per km, dengan biaya jasa minimal Rp7.000-Rp10.000,” tutur Budi di Jakarta.

Sementara Zona 2 batas bawah Rp2.000 per km dengan batas atas Rp2.500 per km, dan biaya jasa minimal Rp8.000-Rp10.000.

Sedangkan Zona 3 batas bawah Rp2.100 per km dan batas atas Rp2.600 per km dengan biaya jasa minimal Rp7.000-Rp10.000. Bagi biaya jasa minimal ditetapkan per 4 km pertama.

“Formula perhitungan tersebut bersandar pada beberapa hal diantaranya biaya langsung dan tidak langsung,” ungkapnya.

Biaya langsung diantaranya penyusutan kendaraan, pengemudi, bunga modal, asuransi, pajak kendaraan bermotor, bahan bakar minyak, ban, pemeliharaan dan perbaikan, penyusutan telepon selular, pulsa dan kuota internet, dan profit mitra.

“Sedangkan biaya tidak langsung adalah jasa penyewaan aplikasi,” kata Budi.

Untuk keselamatan pengemudi ojol maka dalam peraturan tersebut diuraikan juga ketentuan umumnya. Seperti misalnya penggunaan jaket, sepatu, helm, dan lain sebagainya.

Kadishub Banjar Meninjau Langsung Terminal Tipe C Martapura

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Usai melakukan giat rutin apel pagi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banjar Drs. H. M. Aidil Basith, M. AP melakukan kunjungan ke Terminal Penumpang Martapura.

Kadishub Banjar langsung turun ke lapangan meninjau terminal Tipe C. Peninjauan ke Terminal Tipe C merupakan meninjau kondisi dan keadaan terminal martapura, kegiatan upaya dalam pembenahan serta pelayanan public untuk masyarakat Kabupaten Banjar.

Saat itu, Kadishub Banjar yang turun turut didampingi Kasi Opsdal Drs. Herman Santoso serta Staf UPT Terminal dan Staf Opsdal, Kadishub Banjar menginginkan agar kondisi terminal Martapura terjaga dengan baik.

Kadishub Banjar mengajak semua anggotanya untuk melakukan pembersihan lokasi terminal, diharapkan dengan kegiatan tersebut keindahan terminal martapura tetap terjaga dan memberikan kesan yang baik terhadap para penumpang yang menggunakan layanan angkutan umum.

Pada dasarnya sidak yang dilakukan oleh Kadishub Banjar melakukan pembenahan serta pembersihan terhadap lokasi terminal Martapura dimana digunakan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dishub Banjar Terjunkan Puluhan Personil untuk amankan Haul Syekh KH Muhammad Kasyful Anwar ke-81

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Riban jamaah sejak pagi berduyun-duyun ke Desa Melayu, Kecamatan Martapura Timur, Sabtu (22/6/2019). Dari situlah Dishub Kabupaten Banjar Menerjunkan Puluhan Personelnya Untuk mengamankan Jalur Haul yang dibantu oleh Gabungan Polres Banjar, TNI, Pol-PP, Dinkes serta Para relawan yang dengan Tulus Ikhlas membantu menberikan pengamanan selama haul tersebut berlangsung.

Salah satu tujuan mereka ingin mendapatkan berkah dengan menghadiri puncak acara haul Syekh KH Muhammad Kasyful Anwar ke-81.

Pada acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Banjar, H Saidi Mansyur, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjar, Izzuddin, sejumlah kepala SKPD, serta para Habaib dan Ulama di Kabupaten Banjar dan Kalsel.

Cuaca yang cerah, tak menyurutkan antusias para jamaah untuk berhadir pada peringatan haul ulama pendiri sekaligus penggagas pendidikan formal dan berjenjang di Pondok Pesantren Darussalam Martapura itu.

Para jamaah terlihat khusyu mengikuti rangkaian acara haul tersebut, yang dipimpin KH Hasanuuddin Badruddin.

Wakil Bupati Banjar H Saidi Mansyur pada sambutannya menyampaikan pelaksanaan haul merupakan salah satu wujud mahabbah kepada para ulama dan media untuk mengenang, meneladani kehidupan para ulama seperti alm As-syekh KH M Kasyful Anwar.

“Mari kita teruskan apa yang telah beliau perjuangkan dan ajarkan. Seperti kita tahu, beliau adalah pendiri pondok pesantren Darussalam dan juga karangan-karangan kitab beliau yang menjadi mata pelajaran di Pondok Pesantren ini, merupakan salah satu warisan beliau yang tak ternilai harganya,” ucapnya.

H Saidi Mansyur berharap Pondok Pesantren Darussalam yang menjadi kebanggan masyarakat Banjar akan terus berkembang dan berkiprah dalam kehidupan masyarakat, di bidang pembangunan mental maupun spiritual.

“Kita semua menaruh harapan besar pada Pesantren Darussalam dalam mempersiapkan dan membekali SDM Kabupaten Banjar yang berakhlak, cerdas, santun dan berkualitas sehingga mampu berperan aktif dan mengabdikan potensi dirinya untuk kemajuan agama, bangsa dan negara,” ungkapnya.

Perlu diketahui, Paku Jalan Merupakan Salah Satu Fasilitas Keselamatan Jalan

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Jika Anda kerap berkendara pasti pernah merasakan ada getaran ketika ban mobil melindas marka jalan. Ya, hal ini lantaran pada garis tanda marka jalan terdapat benjolan yang disebut paku jalan atau road study.

Pada dasarnya paku jalan dilengkapi pemantul cahaya berwarna kuning, merah, atau putih. Meski kondisi permukaan aspal kering atau pun basah cahaya paku jalan dapat memantul kan cahaya.

Tentu saja jika di malam hari paku jalan ini akan sangat bermanfaat, terlebih jika jalanan tidak dilengkapi dengan lampu penerangan yang mumpuni. Tak hanya berbentuk kotak, paku jalan juga bisa bulat seperti kaca. Tentu saja fungsinya sama yaitu dapat memantulkan cahaya.

Meski diterapkan di aspal, paku jalan ini cukup kuat  bahkan bisa ditumpuk beban dengan bobot berton-ton.

Ketahanan paku jalan ini tak lain karena menggunakan bahan alumunium alloy, sedangkan reflektornya berbahan dari manik-manik khusus yang dapat memantulkan cahaya, anti pecah dan tak mudah pudar.

Reflektor ini tak jarang berupa lampu LED yang ditenagai baterai maupun tenaga surya. Hal ini juga membuat paku jalan lebih hemat energi karena tak butuh dialiri listrik

Sementara itu, warna paku jalan tidak bisa sembarang, sebab setiap warna memiliki fungsi berbeda.

Adakan Acara Halal Bihalal Keluarga Besar Dishub Kabupaten Banjar

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Dinas Perhubungan Kabupaten mengadakan Kegiatan Halal Bihalal Keluarga Besar Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar,  kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh karyawan dan karyawati Dishub Banjar. Bertempat dihalaman belakang kantor Dishub Kab. Banjar. Kamis, (20/06/2019).

Dalam sambutannya Kadishub Banjar Drs. HM. Aidil Basith, M.AP, Mengucapkan Minal Aidin Wal Faidin mohon maaf lahir dan batik kepada seluruh karyawan dan karyawati Dishub Banjar dan juga Kadishub Banjar mengapresiasi jajaran Dishub kabupaten dalam melaksanakan tugas selama Pam Lebaran yang ada di kabupaten Bandung, khususnya titik-titik rawan macet dan jalur mudik. Jajaran dishub yang bertugas di lapangan cukup berat tugasnya. Dadang mengucapkan terimakasih kepada jajaran Dishub Kabupaten Banjar yang telah membantu  Pam Lebaran 2019.

Sebelumnya kegiatan Halal Bihalal ini mulai dengan mendatangkan penceramah agama dan isi dengan ceramah agama seperti dengan visi kadishub Banjar, kita boleh garang dilapangan tapi hati kita tetap agamis.

Ditambahkan Kadishub, Halal Bihalal ini merupakan ajang silaturahmi, khususnya buat jajaran Dishub Kabupaten Banjar yang mana anggota Dishub Banjar agar lebih solid dan dapat memberika pelayanan kepada masyarakat yang prima.

Dishub Banjar lakukan Pembinaan Terhadap Parkiran Hj. Noor Aida

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Menjadi salah satu sumber kemacetan yang ada di ruas jalan A. Yani astambul, Dishub Banjar Berikan Sosialisasi tentang perparkiran yang ada di pusat jajanan dan oleh-oleh Hj. Noor Aida.

Seringnya kendaraan pribadi ataupun angkutan umum yang berhenti pada pertokooan tersebut, demi untuk membeli oleh-oleh sebagai buah tangan di kampong nanti, karena pertokoan tersebut tidak mempunyai lahan parkir maka untuk memarkir kendaraannya para pembeli menggunakan bahu jalan bahkan ada yang sampai menggunakan badan jalan.

Berdasarkan hasil laporan dan pantauan lapangan memang benar bahwa banyaknya pengunjung yang datang memarkir kendaraannya dibahu jalan sehingga ruang derak arus lalu lintas menjadi terganggu dan kemacetanpun tidak dapat dihindarkan.

Dari hal tersebut diatas maka Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar melalui UPT. Terminal dan Parkir bersama PPNS LLAJ Kab. Banjar memberikan sosialisai dan arahan kepada para pengelola parkir disana.

Dimana hal tersebut memberikan penjelasan bahwa kondisi dan posisi parkir yang benar seperti apa serta diharapkan pihak dari Hj. Noor Aida menyiapkan lahan parkir untuk para pengunjung sehingga tidak menggunakan bahu jalan untuk memakir kendaraannya.

Imbau Masyarakat Agar Tak Gunakan Mobil Bak Terbuka Untuk Mengangkut Penumpang

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Untuk Meningkatkan keselamatan dan keamanan transportasi, dihimbau, jangan lupa untuk selalu menjaga ketertiban dan keamanan serta keselamatan transportasi. Termasuk menggunakan kendaraan sesuai peruntukannya semula.

“Jangan menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut orang. Kendaraan bak terbuka, bukan untuk mengangkut penumpang, karena tidak memenuhi aspek keselamatan,”

Sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 137 Ayat 4, disebutkan bahwa mobil barang dilarang digunakan untuk angkutan orang, kecuali dalam beberapa kondisi tertentu.

Sebelumnya, menyampaikan laporan dan mengapresiasi, tingkat laka lantas selama masa angkutan Lebaran 2019 turun 75% dibanding periode sama tahun 2018.

“Terus gunakan angkutan umum, dan gunakan kendaraan sesuai peruntukannya demi keselamatan kita semua. Kendaraan bak terbuka, bukan untuk mengangkut barang,”

Wajib Nyalakan Lampu Sein Bagi Kendaraan Saat Akan Belok Atau Pindah Jalur

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Pengendara harus  menyalakan lampu sein ketika berbelok atau berpindah jalur. Aturan ini merupakan amanat Undang-Undang, sekaligus tanda bagi pengemudi di belakangnya agar bisa mengambil sikap atau menyesuaikan diri dan tidak terlibat kecelakaan.

Tak menyalakan lampu sein saat mau belok, maka bisa-bisa menyebabkan pengendara lain celaka karena salah pengertian. “Lampu sein adalah tanda peringatan agar diperhatikan pengendara lain. Makanya selalu cermat menyalakan lampu sein ketika berbelok,”

Menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) sudah mengatur dengan rinci. “Pengemudi Kendaraan yang akan berbelok atau berbalik arah wajib mengamati situasi Lalu Lintas di depan, di samping, dan di belakang Kendaraan serta memberikan isyarat dengan lampu penunjuk arah atau isyarat tangan.”

Kalau belok atau berbalik arah harus lampu sein. Pastikan gunakan itu dalam jarak 12 – 15 meter sebelum belok atau berbalik arah.

Terus tertib dan disiplin berlalu lintas, demi keselamatan dan keamanan bersama.  Jadilah pelopor keselamatan di jalan raya. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dibandingkan yang lainnya.

Apalagi, masa arus balik Lebaran ke Jakarta dan sekitarnya belum semua selesai. Masih ada pemuik yang diproyeksikan akan kembali masuk Jakarta akhir pekan ini.

Kadishub Banjar Hadiri Apel Konsolidasi Ketupat Intan dan PAM Sidang MK

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Polres Banjar menggelar Apel Konsolidasi berakhirnya Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Intan 2019 dan Persiapan Pengamanan Putuasan Sidang Mahkamah Konstitusi (MK) untuk Pemilu 2019, Kamis (13/06/2019).

Apel yang dipimpin Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete dihadiri pihak kejari, PN, Kemenag, Kadishub Banjar dan para SKPD.

Apel yang diikuti sejumlah pasukan seperti satuan TNI, Polisi seperti Satuan Shabara, Lantas, Resintel, Satpol-PP, Dishub, dan BPBD ini juga ditandai peninjauan pasukan.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete saat membacakan amanat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalsel, Inspektur Jenderal Drs Yazid Fanani MSi mengatakan, apel konsolidasi yang diselenggarakan serentak merupakan salah satu tahapan penting dalam sistem manajerial untuk mengevaluasi pelaksanaan operasi kepolisian terpusat Ketupat Intan 2019 serta dalam rangka persiapan pengamanan putusan sidang Mahkamah Konstituasi Pemilu 2019 yang akan digelar Jumat (14/06) besok.

Kapolda juga menjelaskan, operasi kepolisian Ketupat Intan 2019 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1440 Hijriyah telah digelar selama 13 hari sejak 29 Mei hingga 10 Juni 2019 dengan berjalan lancar sesuai tahapan operasi yang direncanakan.

Menurut analisa dan evaluasi penyelenggaraan operasi kepolisian tersebut menunjukan tingkat keberhasilan yang sangat baik yang ditandai tidak adanya aksi serangan teror maupun aksi intoleransi dan kekerasan di wilayah Kalimantan Selatan.

Taruna Taruni STTD Pola Pembibitan Kab. Banjar Hadiri Open House Wakil Bupati Banjar

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Wakil Bupati Banjar, H. Saidi Mansyur melaksanakan Halal Bi Halal di Rumah Dinas Wakil Bupati Banjar, Martapura pada Selasa (11/6).

Halal Bi Halal atau open house yang mengundang jajaran pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Banjar ini dilaksanakan dalam rangka Idul Fitri 1440 H.

Saidi Mansyur mengatakan Halal bi Halal ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya. “Halal bi Halal ini menjadi kebiasaan untuk menjalin silaturahmi yang baik antara Forkopimda, Jajaran SKPD, ormas dan masyarakat umum. Alhamdulillah antusiasme masyarakat yang hadir cukup bagus,”

Saidi mengungkapkan sedianya ia ingin mengadakan Halal bi Halal ini pada hari pertama ASN masuk kerja pada hari Senin.

“Beberapa waktu yang lalu saya umroh, jadi Halal bi Halal ini mau dilaksanakan di hari kerja pertama setelah cuti lebaran. Tapi karena kemarin terbentur haul Datu Kelampayan, jadi baru hari ini bisa melaksanakan Halal bi Halal ini,” jelasnya.

Seluruh jajaran Pemkab Banjar beserta masyarakat yang hadir cukup antusias dengan Halal bi Halal yang diisi dengan penampilan musik religi ini.

Tampak terlihat dalam acara tersebut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar yang didampingi Taruna-Taruni Sekolah Tinggi Transportasi Darat Pola Pembibitan Kabupaten Banjar turut hadir dalam acara tersebut.

Dikatakan bahwa taruna-taruni tersebut merupakan calon tenaga ahli transportasi yang akan ditempatkan di Kabupaten Banjar setelah menjalani proses pembelajaran di Kampus STTD.

Pada libur lebaran ini dimanfaatkan merekan untuk berkunjung dan melapor hasil kegiatan yang sudah dijalani selama ini, dengan hadirnya mereka disambut hangat oleh Wakil Bupati Banjar dan melakukan Foto Bersama.