Giat Pemangkasan Pepohonan yang menutupi Rambu-Rambu Lalu Lintas

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Demi kenyamanan dan keselamatan para pengguna jalan di jalan raya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar Berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar melakukan pemangkasan pohon yang menghalangi fungsi dari Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan (RPPJ) disepanjang jalan A. Yani. Pemangkasan pohon sendiri dilakukan karena sudah menutupi atau menghalau pandangan para pengendara dan memberikan kurangnya manfaat atau fungsi dari Rambu-rambu Lalu Lintas tersebut. Selasa (26/02).

Diungkapkan kepala seksi fasilitas perhubungan darat Riyantoni, SE bahwa pepohonan yang ada di sekitar Rambu lalu lintas tersebut sudah mengganggu fungsi dan manfaat rambu lalu lintas tersebut karena tertutupi oleh dahan dan dedaunan pohon.

Dijelaskan pula bahwa keguanaan RPPJ sangatlah penting adanya karena merupakan petunjuk arah tujuan, apabila ada orang dari luar wilayah Kota Martapura yang belum tahu arah dan tujuan sehingga sangat pentinglah RPPJ untuk membantu memberikan petunjuk jururasn kepada pengguna lali lintas.

Sehingga apabila fungsi dari Rambu atau RPPJ tersebut tidak sesuai maka akan dapat menyesatkan para pengguna jalan yang tidak mengetahui jurusan untuk menuju lokasi yang akan dituju.

Dishub Banjar Meminta Tambahan Hari Pembatasan Angkutan Berat Melintas Saat Acara Haul Guru Sekumpul Ke-14

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Keluarnya Surat Himbauan Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel yaitu pembatasan Kendaraan Angkutan Berat melintas saat acara Haul Guru Sekumpul ke-14, selama dua hari dianggap belum ideal.

Sesuai dengan Surat Permintaan Pemerintah kabupaten Banjar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar yaitu pembatasan tersebut dilakukan selama empat hari yang dipergunakan sampai kondisi clear pada daerah Sekumpul.

Belajar dari pengalaman tahun terakhir kemarin, bahwasannya kondisi arus lalu lintas kembali lancar yaitu pada hari berikutnya pada sore hari sehingga petugas dilapangan bekerja keras tanpa adanya istirahat sehingga larangan selama dua hari tidak cukup. Arus balik lalu lintas tersendat karena truk besar.

Kondisi itu tak seimbang dengan jumlah kendaraan yang masuk Kota Martapura melalui jalan raya menuju lokasi acara peringatan Haul. Sehingga dalam hari-hari jelang dan sesudah haul terjadinya kemacetan dibeberapa titik jalan diwilayah martapura.

Setelah keluarnya surat Himbauan tersebut Dishub Kabupaten Banjar langsung membuat surat permohonan kembali kepada Dinas Perhubungan Kalsel. Agar menambah larangan melintas dari dua hari, menjadi empat hari.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar HM Aidil Basith mengatakan surat yang ditujukan kepada Dishub Provinsi juga berisi imbauan kepada Pelindo III dan angkutan alat berat seperti semen PT Conch agar tidak mendekat area Martapura mulai tanggal 9 – 13 Maret 2019 pukul 24.00 Wita,” ucapnya yang mengatakan dalam imbauan Dishub Kalsel hanya dua hari, yakni 9-10 Maret.

“Kami mohon diperpanjang menjadi empat hari. Usulan ini untuk pelayanan dan kelancaran jemaah haul,” terang Kadishub

Ditemui setelah Rapat Mingguan di Aula Barakat Martapura, Faisal, Kepala Bidang Lalu Lintas Perhubungan Darat Dishub Banjar membenarkan potensi crowded saat kepulangan jemaah bila aturannya hanya dua hari.

Dia mengatakan ini bisa dipastikan karena setiap tahun kegiatan haul, relawan jalur selalu mengevaluasi ruas kemacetan dan perlambatan serta kendala yang ditemui.”Video kemacetan sangat detail dari jam, tanggal, dan lokasi bertugas,” tambahnya.

Berkaca pada 2018 saat kepulangan jemaah haul ke-13, tanggal 25 Maret 2018 sekitar pukul 23.30 Wita di Bundaran Simpang Empat Banjarbaru terjadi perlambatan arus kendaraan.

Jemaah pulang dari haul tersendat karena jalanan padat danruas jalan tidak cukup mengakomodir semua kendaraan. Padahal petugas sangat banyak yang mengatur jemaah menuju Banjarmasin dan Tanah Laut sampai seterusnya.

“Kami punya punya visual kejadian tahun 2018. Truk dilarang hanya dua hari sedangkan puncak jemaah pulang justru di hari yang sama. Bila tidak diperpanjangan waktu larangan, kemacetan dan kepadatan kembali sulit diurai. Yang paling kita khawatirkan bukan kedatangan, tapi kepulangan. Biasanya bersamaan sekaligus,” ujar Faisal lagi.

Kesiap Siagaan Dishub Banjar Menciptakan Kelancaran Arus Lalu Lintas di Jalan

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Terjadinya kecelakaan di jalan A. Yani KM. 41 tepatnya di depan kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar Senin,(25/02/19).

Sehingga meninggalkan bekas terjadinya kecelakaan tersebut yaitu material tumpahan BBM serta oli di jalan tersebut.

Demi menciptakan kelancaran arus lalu lintas yang ada dilokasi tersebut Dinas Lingkungan Hidup bersama dibantu oleh anggota Dishub Banjar segera untuk membersihkan kotoran bekas terjadinya kecelakaan tersebut.

Dengan sigap Kepala Seksi Bimbingan Keselamatan dan Operasional Pengendalian Drs. Herman Santoso menimbun bekas ceceran oli tersebut dengan material pasir untuk menyerap oli tersebut kemudian menyapu tumpukan pasir tersebut.

Kegiatan tersebut merupakan kepedulian Dishub Banjar untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat agar arus lalu lintas yang ada tetap lancer.

Karena kalu tidak cepat dibersihkan dikawatirkan terjadinya kecelakaan lagi yang diakibatkan karena jalan licin sebab adanya ceceran oli tersebut.

BPTD Wil. XV Kalimantan Selatan Gelar Bimtek Pada Awak Angkutan Umum

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XV Provinsi Kalimantan Selatan, menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada para Pengemudi AKAP dan AKDP 2019. Untuk mewujudkan angkutan umum yang nyaman dan keselamatan di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan,

Bimtek dilaksanakn di Gedung Terminal Tipe A Gambut Barakat, Jalan Jenderal Ahmad Yani Km 17 Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, Senin (25/2/2019).

Diklat dan Bimtek ini diikuti sebanyak 100 orang peserta. Mereka adalah awak angkutan umum khususnya AKAP dam AKDP di wilayah Pemprov Kalimantan Selatan (Kalsel).

Diklat bagi awak angkutan umum ini dimaksudkan untuk membangun dan mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) pada Sub Sektor Perhubungan Darat yang lebih berkompeten, profesional, cakap dan terampil. Selain itu juga mampu merespon kebutuhan dalam meningkatkan pelayanan dan keselamatan bertransportasi darat kepada masyarakat.

Erlina Indriasari salah satu pejabat di Direktorat Angkutan Jalan, Ditjen Hubdat mengatakan, permasalahan transportasi secara umum ialah masalah kecelakaan dan Keselamatan di Jalan.

“Keselamatan berlalu lintas dan angkutan jalan adalah suatu keadaan terhindarnya setiap orang dari risiko kecelakaan selama berlalu lintas yang disebabkan oleh manusia, Kendaraan, Jalan, dan/atau lingkungan,”

Menurutnya, peran pengemudi angkutan umum dalam mewujudkan ketertiban, kelancaran, dan keselamatan berlalu lintas di jalan dan sekitar terminal merupakan tanggung jawab Pemerintah.

Erlina menambahkan, dalam kegiatan Bimtek awak angkutan umum disampaikan masalah keselamatan lalu lintas dari Ditlantas Polda Kalsel. Selain itu juga narasumber masalah asuransi dari PT Jasa Raharja.

Dishub Banjar Terima Kendaraan Patwal Dari Pemkab Banjar

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Sekda Banjar H. Nasrunsyah serah terimakan satu unit kendaraan patwal berjenis motor sport kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar yang langsung diterima oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar Drs. H. M. Aidil Basith, M.AP.

Penyerahan kendaraan patwal tersebut bersamaan dengan apel gabungan Pemkab Banjar, di halaman kantor Pemkab Banjar, Senin (25/3/2019).

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Banjar H M Aidil Basith berterimakasih dan bersyukur telah diberikan kendaraan patwal.

Kendaraan tersebut nantinya akan stanby di kantor Bupati yang digunakan untuk mengawal Bapak Bupati dalam hal kunjungan kerja ke berbagai tempat tujuan, dan juga dapat digunakan sebagai pengawalan pejabat yang lain apabila diperlukan.

Dijelaskan selama ini kita Dishub Banjar yang selalu mengawal rombongan dengan menggunakan kendaraan roda empat, sehingga mengalami kesulitan jika dipergunakan untuk membuka jalur demi kelancaran perjalanan rombongan, sehingga berinisiatif untuk menambah kendaraan pengawalan dengan roda dua.

Menurutnya, pengawalan akan lebih mudah dengan ditambahkannya motor patwal ini.

“Semoga dengan adanya motor patwal ini, tugas-tugas kita menjadi lebih mudah dalam hal pengawalan,”

Rencananya motor patwal ini dioperasikan untuk pengawalan yang dilaksanakan Dishub Banjar di setiap agenda pemerintah Kabupaten Banjar.

Dishub Banjar Lakukan Pengamanan Jalur Peresmian Deklarasikan Geopark Meratus

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Bertempat di Kiram Park, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar Minggu (24/02/2019). Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar bersama Dishub Provinsi Kalimantan Selatan serta Jajaran Kepolisian Daerah Kalsel melakukan pengamanan jalur peresmian Geopark.

Dalam acara Peresmian itu akan dihadirkan group band Slank serta Inka Cristie sebagai hiburan dalam peresmian tersebut. Deklarasi Geopark Kalsel ini akan semakin spesial sebab kenyataannya adalah gugusan taman bumi (Geopark) Kalsel yang paling unik di Indonesia.

Sebab menurut Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Selatan Isharwanto selain menjadi yang pertama di Pulau Kalimantan, Pegunungan Meratus merupakan sebuah pegunungan dengan gugusan kerak samudra (ofiolit) tertua di Indonesia dan bahkan dunia.

Berdasarkan hal diatas yang akan menghadirkan artis-artis ibukota pasti nantinya akan dihadiri banyak pengunjung apalagi yang kita ketahui bahwa band Slank adalah band legendaris Indonesia sehingga pasti banyak fans-fans beratnya.

Begitu juga penyanyi Inka Cristie, karena kesempatan yang langka untuk dapat menyaksikan perform dari mereka sehingga tidak mungkin akan dikesampingkan.

Dijelaskan dari hal tersebut kami Dishub Banjar akan melakukan pengamanan jalur untuk menuju acara tersebut dimana untuk memberikan pengamanan jalur agar tetap lancer dan tidak terjadi kemacetan.

Begitu pula pada acara tersebut pasti banyak dihadiri oleh para pejabat-pejabat pemprov Kalimantan selatan karena peresmian tersebut akan dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor (Paman Birin).

Sehingga harus dilaksanakan pengamanan demi untuk menyukseskan acara tersebut, memberikan kelancaran arus lalu lintas dari dan menuju kiram park.

Tindakan Tegas Dishub Banjar Saat Haul Abah Guru Sekumpul Ke-14 yang Memarkir Kendaraannya disepanjang Jalan A. Yani

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar menyiapkan Rekasaya yang begitu luas karena antisipasi kedatangan RI 1 dan Juga membludaknya jama’ah haul dikarenakan pada tanggal 7 maret 2019 bertepatan hari libur atau tanggal merah sehingga para jama’ah dari jauh bisa berhadir pada acara tersebut mulai tanggal tersebut.

memprediksi Jemaah yang datang ke Sekumpul pada Haul Guru Sekumpul membeludak. Diprediksi pada 10 Maret mendatang, ada 2 juta orang yang memadati Lokasi Acara Haul Abah Guru Sekumpul.

Menghadapi Begitu Banyaknya Jamaah yang akan berhadir pada acara haul itu tidaklah mudah. Memerlukan kesiapan yang Ekstra untuk memberikan pelayanan pada jamaah haul yang berhadir.

Kepala Dinas Perhubungan Banjar Drs. H. M. Aidil Basith, M.Ap menegaskan, Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin yaitu dalam hal menciptakan kelancaran lalu lintas untuk jamaah haul dengan meminjam Kendaraan Derek yang dimana akan disiagakan diposko terpadu pada acara peringatan Haul tersebut.

Dinas Perhubungan menyiapkan Mobil Derek pada acara tersebut digunakan untuk mengamankan arus lalu lintas dimana apabila ada kendaraan yang macet ditengah jalan maka akan segera diberikan bantuan dan tak kalah pentingnya juga apabila ada yang memarkir kendaraan sembarangan sehingga mengakibatkan gangguan kelancaran lalu lintas maka dengan segera akan menderek kendaraan tersebut.

Petugas Dishub Banjar berencana menindak tegas tiap jemaah yang tidak disiplin memarkir kendaraan. Pihaknya telah meminjam mobil derek milik Dishub Provinsi Kalsel untuk melakukan penertiban jalan dari motor dan mobil yang sering parkir sembarangan di bahu jalan.

“Sepanjang Jalan A Yani mulai Batas Kota, Jembatan Tinggi Sebelah (JTS) Sungai Paring sampai jalan depan SMA 1 harus bebas dari parkir liar di bahu jalan. Kita tidak ingin kendaraan jemaah membuat jalan macet dan tersumbat,” tegasnya.

Ancaman menderek kendaraan yang berani melanggar yang membuat jemaah lain terganggu itu adalah bentuk ketegasan agar masyarakat mau mengikuti petunjuk petugas jalur dan parkir. Aturan-aturan yang diberlakukan hanya selama haul, diharapkan masyarakat tidak keberatan, semua untuk kenyaman bersama dan menghindari macet panjang dan lama.
Sehingga dihimbau pada jamaah haul yang akan berhadir agar memarkir kendaraan nya tersebut pada kantong-kantong parkir yang telah disediakan dan dilarang memarkir kendaraan dibahu jalan karena dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas pada saat haul tersebut.

“Kesiapan mencapai 90 persen. Kami terus berkomunikasi dengan seluruh pihak. Jalur-jalur kendaraan sudah kita tentukan. Kalaupun nanti ada perubahan semua panitia dan relawan harus mengikuti instruksi posko terpadu,” jelasnya.

 

Truk Angkutan Hasil Tambang yang Lewat Jalan Negara Langsung Dicegat

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Tim penegakkan Peraturan Daerah Provinsi Kalsel Nomor 3 tahun 2012 tentang Jalan Angkutan Batu Bara dan Hasil Kebun, bergerak di Kabupaten Banjar.

Tim gabungan itu menindak mobil Angkutan Batubara yang tidak sesuai dan tidak dilengkapi Dispensasi Angkutan Tambang yang melintas di jalan negara Desa Pengaron Kabupaten Banjar, Kamis (21/2/2019) jam 21.00 wita.

Tim gabungan penegakkan Perda Provinsi itu tidak segan-segan menindak angkutan batubara/tambang yang melintas jalan negara.

Tim gabungan itu dari Gakkum Polda Kalsel, Dishub Provinsi, Personel Polres Tapin dan Personel Dishub Banjar.

Pada dasarnya Perda 3 tahun 2012 telah mengatur kegiatan angkutan tambang, sehingga seharusnya pada pengusaha tambang dapat menaati aturan yang berlaku.

Banyaknya laporan tentang pelanggaran pengangkutan hasil tambang sehingga tim penegakan Perda 3 Giat melakukan Razia terhadap Angkutan hasil tambang tersebut.

Dikarenakan angkutan hasil tambang jika lewat pada jalan Negara akan banyak menimbulkan kerugian terhadap masyarakat salah satunya adalah debu yang dihasilkan sangatlah mengganggu kesehatan dan juga jalan-jalan yang dilalui akan semakin cepat rusak karena tidak sesuai dengan kelas jalannya.

Kadishub Banjar Dampingi Komisi III DPRD Banjar Kunjungan Kerja Ke Kementerian Perhubungan

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Banjar Drs. H. M. Aidil Basith, M.AP Mendampingi Kunjungan Kerja Anggota DPRD Komisi III Kabupaten Banjar ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Rabu, (20/02).

Dalam kunjungan ini rombongan Komisi III juga didampingi oleh Kepala TU Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XV Provinsi Kalimantan Selatan beserta staf. Pada Kunjungan ini diterima oleh Kasubdit Prasarana Perhubungan Darat.

Kadishub Banjar mengatakan, dalma kunjungan kerja Anggota Komisi III yaitu meminta Bantuan pembuatan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) pada Ruas Jalan Gubernur Subarjo Tepatnya pada Desa Malintang Kecamatan Gambut.

Dijelaskan pada dasarnya status jalan Gubernur Subarjo merupakan jalan Nasional sehingga Kewenangannya Kementerian Perhubungan, dalam hal ini Kadishub Banjar membawakan bahan hasil kajian sebagai dasar permohonan usulan tersebut.

Dijelaskan mulai dari pelaksanaan survey sampai kajian yang didapatkan telah di paparkan kepada Kasubdit Prasaranan Perhubungan Darat, sehingga hasil yang didapat dalam kunjungan tersebut bahwa usulan permohonan tersebut akan dimasukkan pada rapat penyusunan anggaran Tahun 2020 nantinya.

Dan tak dilupakan Kadishub Banjar menanyakan kembali tentang usulan yang telah diajukan yaitu pembangunan Dermaga Apung di Wilayah Bendungan Riam Kanan, karena pada tahun ini belum adanya pembangunan.

Karena hasil dari usulan yang telah lalu kami khususnya Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar Telah melengkapi persyaratan sebagai dasar pelaksanaan usulan tersebut.

Dikatakan bahwa untuk pembangungan Dermaga Apung telah kami sesuaikan pada tahun anggaran 2020 karena pada tahun ini Kementerian Perhubungan masih menyelesaikan pekerjaan dermaga di Kotabaru.

Dishub Banjar Gelar Razia Gabungan dengan Sasaran Angkutan Barang

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Guna menekan angka lakalantas disebabkan kendaraan tidak layak jalan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar bekerjasama dengan Satlantas Polres Banjar, menggelar razia kelayakan kenderaan bermotor dan angkutan barang di Jl A Yani Km 30.5, tepatnya di depan RTH Ratu Zalecha Martapura, Rabu (20/3).

Kepala Dinas Perhubungan Banjar HM Aidil Basith mengatakan razia kelayakan kendaraan angkutan barang dan umum tersebut digelar sejak Rabu (20/3) hingga Kamis (21/3). Pemeriksaan yang dilakukan pada hari ini meliput, kir ban gundul, dimensi, beban muatan, prisai kolong, kaca riben, SIM dan Izin angkutnya mati.

Dalam razia tersebut, Basith mengaku mendapati 2 pelanggaran seperti kir yang mati. Namun angka pelanggaran dirasa sangat menurun drastis jika dibanding temuan pelanggaran tahun sebelumnya.

“Hari ini razia perdana kita di tahun 2019, dalam razia ini kita dapati 12 kendaraan angkutan umum yang melanggar aturan, namun ini masih belum selesai, angka ini sangat menurun sekali temuan kita, artinya tingkat kesadaran pengendara sudah tinggi, memang itu yang kita harapkan,”ujar Basith.