Ada Pengecualian Mobil Barang Mengangkut Orang

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Berdasarkan jenisnya, kendaraan bermotor dibagi menjadi 4 kategori, yaitu Sepeda Motor, Mobil Penumpang, Mobil Bus, Mobil Barang, dan Kendaraan khusus. Keempat kendaraan tersebut memiliki fungsi dan kegunaan masing-masing.

Sayangnya, terkadang kendaraan tersebut dipakai tidak sesuai kegunaannya. Seperti pada mobil barang. Tentunya di suatu waktu anda pernah menjumpai mobil barang semacam pick up dipakai untuk mengangkut orang. Pertanyaannya, bolehkah seperti itu?

Menggunakan mobil barang untuk mengangkut orang tidak diperbolehkan karena dapat membahayakan keselamatan penumpang. Saat berjalan, penumpang akan terombang-ambing dan rentan jatuh.

Namun, anda perlu tahu bahwa dalam kondisi tertentu, mobil barang diperbolehkan untuk mengangkut orang. Peraturan tersebut diatur dalam UU No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Kemudian diperkuat dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 74 Tahun 2014 Tentang Angkutan Jalan.

Dalam pasal 137 Ayat 4 menyebutkan bahwa Mobil barang dilarang digunakan untuk angkutan orang, kecuali:

1. Rasio Kendaraan Bermotor untuk angkutan orang, kondisi geografis, dan prasarana jalan di provinsi/kabupaten/kota belum memadai.

2. Untuk pengerahan atau pelatihan Tentara Nasional Indonesia dan/atau Kepolisian Negara Republik Indonesia.

3. Kepentingan lain berdasarkan pertimbangan Kepolisian Negara Republik Indonesia dan/atau Pemerintah Daerah.

Meski diperbolehkan mengangkut orang, mobil barang harus dilengkapi oleh beberapa perlengkapan. Berdasarkan pasal 9 ayat 1 PP No. 74 Tahun 2014, Mobil Barang yang digunakan untuk Angkutan orang sebagaimana dimaksud paling sedikit memenuhi persyaratan:

a. Tersedianya tangga untuk naik dan turun
b. Tersedianya tempat duduk dan/atau pegangan tangan untuk semua Penumpang

c. Terlindungi dari sinar matahari dan/atau hujan
d. Tersedianya sirkulasi udara

Jadi, Mobil Barang tidak diperbolehkan mengangkut orang kecuali dalam keadaan tertentu. Maka dari itu mari gunakan kendaraan sesuai fungsinya ya. Supaya tetap aman dan selamat.

Mobil Barang Tidak Diperbolehkan Untuk Mengangkut Penumpang

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Pemerintah khususnya aparat penegak hukum perlu bersikap tegas guna mengatur dan menindak penggunaan kendaraan barang untuk mengangkut penumpang.

“Sejauh ini belum diberi sanksi terhadap penggunaan mobil barang untuk mengangkut penumpang. Apalagi nanti setelah mudik Lebaran, penggunaan mobil barang ini akan lebih marak lagi,”

Kasus kecelakaan mobil barang untuk mengangkut orang atau penumpang cenderung meningkat di berbagai daerah di Indonesia. Padahal, mereka itu sangat riskan menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

Banyak kasus terjadi di berbagai daerah di Indonesia, warga berwisata dengan mobil barang yang biaasanya untuk mengangkut dua ekor sapi, tapi digunakang mengangkut 20 orang.

“Kondisi itu jelas sangat berbahaya dan mengabaikan faktor keselamaan transportasi. Selain itu juga melanggar aturan baik UU tentang LLAJ dan peraturan pemerintah (PP),”

Terkait kasus “pelanggaran ini”, Para Pengemudi Mobil Angkutan Barang harus selalu mengetahui hal tersebut. Di sisi lain, penggunaan mobil barang untuk mengangkut penumpang merupakan implikasi dari ketidakmampuan pemerintah menyediakan angkutan umum yang lebih baik.

“Selama belum ada angkutan umum yang baik, maka penggunaan mobil barang untuk angkutan penumpang akan tetap marak di masyarakat,”

Dishub Kabupaten Banjar dukung kegiatan Bimtek Keselamatan Transportasi Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan.

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Objek wisata bendungan Riam Kanan merupakan obyek wisata favorit yang berada di Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar.

Karenanya, kunjungan wisatawan pun makin bertambah banyak, walaupun hanya sekedar untuk berwisata keluarga ataupun untuk mancing.

Hal itu turut menjadi perhatian Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar karena lalu lintas di perairan juga makin ramai.

Maklum akses utama wilayah Aranio adalah perairan. Termasuk sebagian besar objek wisata yang ada, juga mesti diakses melalui perairan.

“Jadi, para juru mudi atau motoris yang tiap hari mengantarkan wisatawan ke objek wisata agar makin meningkatkan keselamatan penumpang, yang di antaranya adalah para wisatawan,” ucap Kadishub Banjar H.M Aidil Basith.

Ia mengatakan para motoris mesti benar-benar meningkatkan kewaspadaan agar aktivitas mengantarkan penumpang lancar dan aman.

“Ketika mengangkut wisatawan, diantara mereka belum tentu semuanya bisa berenang. Jadi, itu harus diperhatikan. Di antaranya melengkapi kapal/kelotok dengan jaket pelampung,” sebut Basith.

Pihaknya senang Balai Pengelola Transporyasi Darat Wikayah XV Kalimantan Selatan telah menggelar bimbingan teknis bagi para motoris di Aranio. Dengan begitu para motoris makin mengetahui aspek keselamatan pelayaran di perairan.

Ia berharap setelah mengikuti bimtek tersebut, kalangan motoris di Aranio makin memantapkan aspek keselamatan, perlengkapan pelayaran, serta perizinan.

Perempuan Sebagai Pengemudi Ojek Online Diharapkan Untuk Sadar Akan Keselamatan Berkendara

JAKARTA – Menteri Perhububungan Budi Karya Sumadi mengimbau agar para pengemudi Ojek Online Perempuan memperhatikan dan menyadari pentingnya keselamatan berkendara. Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat menghadiri acara “Safety Riding for Women” bersama Go-Jek dan Queenriders di Jakarta, Selasa (27/11).

Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, GO-JEK, dan Queenrides, yang diikuti oleh 100 mitra driver perempuan GO-JEK. Queenriders merupakan salah satu start-up bekerjasama dengan Go-jek yang fokus untuk memberdayakan perempuan agar berkendara dengan selamat dan aman.

“Keselamatan dan juga keamanan berkendara itu penting sekali untuk disosialisasikan, pikirkan, dan realisasikan bersama bagi semua driver (ojek online) terutama perempuan. Keselamatan berkendara adala suatu keharusan. Ketika kita sudah memiliki kesadaran mengenai keselamatan berkendara maka itu merupakan langkah yang bagus,” jelas Menhub.

Berdasarkan riset dari Queenriders, pertumbuhan pengguna motor di Indonesia dalam 5 tahun belakangan meningkat sampai 42 persen. Pertumbuhan tersebut diikuti dengan meningkatnha angka kecelakaan pengendara perempuan sebesar 49.5 persen dalam 2 tahun.

Menhub berharap, melalui kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara khususnya bagi pengemudi perempuan.

“Para driver perempuan sebaiknya mengatur kecepatan saat berkendara. Sebaiknya kecepatan berkendara kisaran 30-40 km/jam. Kecepatan berkendara harus sesuai dengan kemampuan masing-masing dan para driver perempuan harus fokus saat berkendara sehingga persoalan keselamatan dan keamanan dapat teratasi dengan baik. Acara ini merupakan langkah bersama yang dilakukan untuk menanamkan kesadaran keselamatan bagi para driver perempuan. Maka dari itu Go-Jek harus turut gencar sosialisasikan ini juga,” tutur Menhub.

“Saya yakin kemampuan berkendara para driver perempuan tidak kalah dengan driver pria. Pesan saya, harus percaya diri saat berkendara supaya kita bisa mengendalikan motor dengan baik. Selain itu, harus menggunakan atribut berkendara yang lengkap mulai dari menggunakan helm dan jangan lupa membawa Surat Ijin Mengemudi (SIM),” tambahnya.

Pada kesempatan ini, Chief Public Policy and Government Relations GO-JEK Shinto Nugroho mendukung penuh upaya pemerintah untuk sosialisasi keamanan dan keselamatan berkendara. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk menghilangkan keraguan para pelanggan terhadap para pengemudi ojek online perempuan.

“Sejak awal telah menjadi komitmen GO-JEK untuk terus mengedepankan keselamatan dan keamanan mitra driver dan penumpang. Acara ini merupakan bentuk komitmen dan dukungan kami terhadap pemerintah mewujudkan layanan transportasi yang aman dan selamat. Serta, menghilangkan keraguan penumpang terhadap keterampilan mitra driver perempuan. Saat ini cancellation rate driver perempuan cukup tinggi padahal mereka memiliki keterampilan berkendara yang mumpuni,” ungkap Shinto.

Permintaan Juru Mudi Kapal yaitu bantuan Life Jaket kepada Pemerintah

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Kalangan juru mudi kapal Kabupaten Banjar berharap pemerintah kembali menyalurkan bantuan jaket pelampung. Pasalnya harga alat pengaman penumpang ini cukup mahal jika mesti dibeli secara swadaya.

“kalaupun nanti ada lagi bantuan life jacket (jaket pelampung), langsung saja dibagikan kepada para juru mudi, jangan dititipkan,”

Aspirasi itu menggema pada acara Bimbingan Teknis Keselamatan Transportasi Darat di aula kantor Kecamatan Aranio, Selasa kemarin. Kegiatan ini digelar oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XV Kalimantan Selatan.

Sebanyak 73 juru mudi di Kabupaten Banjar yang mengikuti acara tersebut, terutama dari Kecamatan Aranio. Selain masalah jaket pelampung, ada sejumlah aspirasi lainnya yang mereka utarakan seperti mengenai asuransi hingga perizinan transportasi perairan.

Umumnya kalangan juru mudi mengaku merasa berat jika mesti membeli sendiri jaket pelampung. Pasalnya penghasilan mereka pun tak seberapa, sedangkan harga jaket pelampung lumayan mahal mencapai ratusan ribu per unit.

Camat Aranio Taufiqurrahman mengatakan mengakui sebagian besar juru mudi di wilayahnya belum memiliki jaket pelampung dalam jumlah memadai. “Ya kan memang harganya mahal, setahu saya sekitar Rp 250 ribu. Semoga ada bantuan dari pemerintah,” ucapnya.

Tingkatkan keselamatan angkutan SDP, BPTD Wil-XV gelar bimbingan teknis

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XV Provinsi Kalimantan Selatan kembali menggelar bimbingan teknis (bimtek) Keselamatan Transportasi Darat Bidang Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (SDP). Bimtek yang diadakan di Aula Kecamatan Aranio, Selasa 27 November 2018.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XV Provinsi Kalimantan Selatan, Ardono berharap bimtek ini dapat menjadi acuan atau tambahan ilmu tentang keselamatan transportasi Angkukan SDP.

Sesuai undangan para juru mudi kapal di wilayah Kec. Aranio yang mengikuti kegiatan Bimtek ini sebanyak 75 awak juru mudi.

Tujuan bimtek ini adalah untuk menambah kompetensi teknis para juru mudi kapal tentang komponen – komponen Keselelamatan berlalu lintas Bidang Angkutan Sungai Danau Penyeberangan.

Para peserta akan diberikan wawasan komprehensif terkait aspek keselamatan dan kelaikan pelayaran. Antara lain materinya mengenai perizinan pengoperasian kapal sungai dan danau yang disampaikan oleh Kasi Dalops Angkutan Pelayaran Dishub Kalsel HM Yusuf Riduan

Lalu, materi tentang keselamatan angkutan sungai danau dan penyeberangan yang disampaikan oleh Kasi Inspeksi dan Penanganan Keselamatan Useln James H.

Selanjutnya tentang kelaikan kapal angkutan sungai dan danau yang disampaikan oleh Kasie Rancang Bangun Angkutan Sungai Danau Rudianto.

Bimtek ini diperlukan sebagai bukti pemerintah daerah untuk melakukan kegiatan transportasi karena peduli terhadap keselamatan Transportasi Angkutan SDP. Ardono berharap hal ini dapat menunjang roadmap zero to accident.

Bimtek ini juga untuk memberikan pemahaman konsep akan pemanfaatan teknologi dan pengembangan transportasi SDP, sehingga menjadi lebih terarah dan berkeselamatan.

Pengaktifan Kembali Traffic Light Simpang Empat Batuah/Pasar Martapura

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar melalui Seksi Fasilitas Perhubungan Darat hari ini senin, (26/11/2018) pagi telah mengaktifan dan membuka kembali simpang empat baruah/ simpang empat pasar martapura yang beberapa hari terakhir ini ditutup.

Penutupan tersebu disebabkan karena kurang berfungsinya traffic light yang ada pada persimpangan tersebut, sehingga traffic light tersebut mati total.

Dijelaskan Kepala seksi Fasilitas Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar Riyantoni, SE bahwa traffic light pasar agak bermasalah pada mesin controlernya.

Karena traffic light simpang Pasar Martapura menggunakan listrik PLN sehingga apakah daya yang masuk pada controler tersebut terlalu besar atau gimana sehingga membuat mesin tersebut sedikit bermasalah.

Dikatakan bahwa perbaikan pada mesin traffic light tersebut terus dilakukan mengingai simpang tersebut akan krodit jika tidak segera perbaiki karena simpang tersebut merupakan akses jalan masuk pasar martapura.

Setelah melihat kondisi mesin traffic itu sudah bagus dirasa sudah bisa kembali normal maka Kasi Fasilitas Perhubungan Darat mengaktifkan dan membuka Simpang Empat Pasar Martapura pada hari ini.

Sehubungan sudah berfungsinya traffick light tersebut diharapkan bisa membantu memperlancar arus lalu lintas pada ruas jalan tersebut dan dapat berguna dengan baik.

Penilaian Hari Kedua Tim Surveyor Penghargaan Wahana Tata Nugraha

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Tidak selesai dalam waktu satu hari tim surveyor penilai WTN melakukan pengambilan data pada hari kedua, Jum’at (23/11) pada Unit Pelaksana Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor Kabupaten Banjar.

Berdasarkan juknis yang mereka bawa bahwa ada beberapa unsur data yang harus dikumpulkan pada penilaian WTN ini pada hari pertama mereka melakukan pengambilan data dari pagi hingga sore hari pada ruas jalan yang telah diusulkan sekitan 6 ruas jalan, data administrasi kantor serta terminal angkutan umum.

Dikatakan Jaringan Transportasi dan Andalalin Azhar Alamsyah, S.Sos yang mendampingi Tim surveyor dalam pengambilan data, dari beberapa aspek penilaian tersebut tim ini melakukan hingga sore hari.

Sehingga waktu sudah sore maka tidak sempat lagi untuk pengambilan data pada UPT. Pengujian Kendaraan Bermotor karena jam pelayanan sudah habis dan juga jarak UPT. PKB cukup jauh dari Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar.

Dijelaskan maka untuk pengambilan data pada Unit Pelaksana Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor dilanjutkan Keesokan harinya.

Tim kembali lagi pada hari berikutnya yaitu untuk pengambilan data pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor, registrasi alat uji, sarana pengujian, serta pelayanan yang diberikan, pungkasnya

Ketahuilah Fungsi Dari Klakson Dan Dapat Digunakan Dengan Kondisi Seperti Apa

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Fungsi Klakson pada kendaraan adalah untuk memberi sinyal kepada kendaraan lain saat terjadi sesuatu. Misal, ketika mau mendahului kendaraan lain atau ada kendaraan yang menyerobot jalur anda. Semua itu demi keselamatan berkendara.

Namun, apa jadinya kalau Klakson dibunyikan pada waktu yang tidak tepat?

Yups, jelas itu akan membahayakan diri sendiri maupun pengendara lain. Seperti membunyikan klakson ketika terjadi kemacetan.

Alih-alih mendapat jalan keluar dari kemacetan, yang ada malah memperkeruh keadaan. Supaya kemacetan cepat berakhir, anda hanya perlu bersabar dan mengikuti jalur kendaraan di depan.

Nah, satu lagi kesalahan dalam membunyikan klakson yang sering dilakukan oleh sebagian pengendara. Yakni ketika berada di perempatan atau pertigaan yang terdapat lampu APILL.

Saat lampu APILL baru saja berwarna hijau, beberapa kendaraan langsung membunyikan Klakson. Sama halnya ketika macet, tindakan tersebut menimbulkan keramaian dan memicu pertengkaran antar pengguna kendaraan bermotor.

Jadi, Mari membunyikan Klakson sesuai waktunya ya.

Dishub Banjar Kedatangan Tim Surveyor Penilaian Wahana Tata Nugraha

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar kedatangan Tim Surveyor Penghargaan Wahana Tata Nugraha, Tim tersebut beranggotakan gabungan dari Kementerian Perhubungan RI dan Balai Pengelola Transportasi Darat Wil-XV Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (22/11).

Tim penilai mendatangi sejumlah titik pantau yang menjadi objek penilaian yang sudah kita usulkan terlebih dahulu, yaitu seperti terminal, UPT PKB, serta Jalan yang memenuhi Unsur Keselamatan.

Kedatangan tim ini didampingi oleh Kepala Seksi Jaringan Transportasi dan Andalalin Azhar Alamsyah, S.Sos, kebetulan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar sedang ada tugas keluar daerah sehingga tidak bisa mendampingi.

Azhar Alamsyah mengatakan mengingat nilai yang selama ini sudah diraih Dishub Kabupaten Banjar sudah menempati posisi menggembirakan.

“Kami berharap tahun ini bisa meraih Piala Penghargaan Wahana Tata Nugraha seperti Tahun Sebelumnya. Semoga Tahun ini dapat mempertahankan Piala tersebut Dan optimis bisa meraih kembali piala Wahana Tata Nugraha tahun ini,” ujar Azhar di sela-sela kunjungan.