PENGAMBILAN APEL PAGI TERAKHIR OLEH SEKRETARIS DISHUB BANJAR SEBELUM MEMASUKI MASA PENSIUN

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Masa pensiun bukanlah akhir dari sebuah pengabdian bagi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), tetapi merupakan anugrah yang harus disyukuri karena telah melewati masa pengabdian sekian puluh tahun untuk negara dan bangsa dan pada saatnya harus kembali pada  masyarakat  dengan pengabdian dalam bentuk lain dan semangat baru.

Dalam hal ini Sekretaris Dishub Banjar drh. H. Mawardi mengambil apel pagi untuk yang terakhir kalinya dihalaman kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, Selasa (31/07/2018). Sebelum memasuki masa pensiun yang terhitung 1 Agustus 2018 ini.

Pada kesempatan itu beliau memberikan sambutan dan juga berpamitan kepada seluruh pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, pada sambutan tersebut tersirat sebuah motivasi kepada seliruh pegawai.

“usia pensiun merupakan satu hal alamiah dan semua PNS pasti mengalami, sehingga tidak perlu dirisaukan, tetapi sebaliknya harus diterima dan disambut dengan semangat baru, sehingga siap untuk menghadapi kondisi tersebut.”

“Sehingga masa pensiun itu tidak perlu ditakuti karena setiap pegawai pasti akan merasakannya”

Setelah selesai melaksanakan apel pagi kemudian dilaksanakan foto bersama di depan kantor Dinas Perhubungan sebagai Tanda Kenang – Kenangan dan kemudian di lanjutkan ramah tamah oleh Kepala Dinas Perhubungan Drs. H. M. Aidil Basith, M.AP beserta Seluruh Pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar di Aula Dinas Perhubungan.

Foto Bersama Sekretaris Setelah Usai Pelaksanaan Apel Pagi

Ramah Tamah dan Acara Perpisahan dengan Seluruh Pegawai

Pemberian Kenang Kenangan oleh Kepala Dinas Perhubungan

DISHUB BANJAR IKUT BERPARTISIPASI DALAM PEMILIHAN ABDI YASA TELADAN TINGKAT PROVINASI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2018

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar pemilihan Abdi Yasa Teladan Tahun 2018. Ajang ini bertujuan memilih pengemudi angkutan umum teladan untuk mendorong terciptanya angkutan umum yang selamat, aman, tertib dan nyaman.

Acara pemilihan Abdi Yasa Teladan tersebut dibuka oleh Asisten Bidang Pemerintahan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Siswansyah, SH, MH.

Dalam sambutannya beliau mengetakan kemacetan merupakan salah satu persoalan lalu lintas di Kota Banjarmasin serta beberapa daerah lain di Kalimantan Selatan. Kemacetan itu karena akibat tidak sebandingnya pertambahan jumlah kendaraan bermotor dengan pembangunan prasaranan pada wilayah tersebut dan juga ditambanh dengan perilaku pengendara yang kurang disiplin.

Peserta pemilihan awak kendaraan umum teladan tingkat Provinsi Kalsel berjumlah 16 orang terdiri dari Kota Banjarmasin 2 orang, Kabupaten Banjar 3 orang, Kota Banjarbaru 3 orang, Kabupaten Tabalong 3 orang, Kabupaten Balangan 2 orang, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan 3 orang.

Ditambahkan beliau mobilitas lalu lintas di Kota Banjarmasin sekarang ini sudah tinggi turut membuat tingkat kepadatan jalan yang meningkat. “Jalanan mulai tidak mampu menampung jumlah kenderaan yang beraktifitas sehingga diperlukan sarana transportasi pintar dan perubahan prilaku pengendara yang diharapkan dapat menjadi solusi dari masalah yang dihadapi,” kata Siswansyah ketika membuka Abdi Yasa Teladan 2018, bertempat di Fave Hotel Banjarmasin. Sabtu (28/7).

Beliau berharap pemilihan Abdi Yasa Teladan Tingkat Provinsi Kalimantan ini mampu menumbuhkan kesadaran mengubah prilaku di jalanan. “Kita harus sadar, jalan dibuat untuk kelancaran transportasi bersama agar kita dapat berlaku tertib di jalanan,”

Ke 16 peserta tersebut nantinya akan biberikan materi dan dibekali pengetahuan seputaran permasalahan lalu lintas, selama kurang lebih 3 hari mereka akan di godok dan nantinya akan di evaluasi dan akan ditetapkan pemenang dalam pemilihan tersebut yang akan mewakili Provinsi Kalimantan Selatan untuk berajang kembali ketingkat Nasional.

pengemudi angkutan umum diharapkan mempunyai kompetensi yang memadai yaitu tidak hanya memiliki pengetahuan yang luas, keterampilan yang andal. Namun diharapkan memiliki perilaku yang baik saat mengemudikan kendaraan di jalan.

Wakil Bupati Banjar Hadiri Koordinasi Penerimaan Sipencatar Pola Pembibitan STTD Tahun 2018

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Bertolak ke Bali Wakil Bupati Banjar H. Saidi Mansyur serta didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar Drs. H.M. Aidil Basith, M.AP untuk menghadiri Rapat Koordinasi Sipencatar Pola Pembibitan STTD Tahun 2018, Rakor tersebut dihadiri pula oleh sejumlah Gubernur, Bupati dan Walikota se-Indonesia bertempat di The Stones Hotel, Legian, Bali, Jumat (27/07/2018).

Pada kegiatan tersebut tema yang diusung adalah “pembahasan pengisian formasi dalam proses SIPENCATAR pola pembibitan daerah Tahun 2018”.

Dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar Drs. H.M. Aidil Basith, M.AP bahwa untuk daerah Kabupaten Banjar untuk Tahun 2018 mendapatkan jatah 4 formasi  dalam penerimaan Sipencatar Pola Pembibitan ini yaitu untuk Diploma IV Transportasi Darat sebanyak 2 foemasi dan untuk Diploma III LLAJ sebanyak 2 formasi.

Ditambahkan Kerjasama dengan STTD dilakukan sejak tahun 2015 yang lalu, hal ini dilakukan Pemkab Banjar untuk memenuhi kebutuhan SDM profesional di bidang transportasi darat , tentunya semua itu disesuaikan dengan formasi yang telah disetujui oleh MenPAN-RB.

Disampaikan pula tanggapan dari Wakil Bupati Banjar H. Saidi Mansyur bahwa terjadinya kemacetan dibeberapa daerah sekarang ini, akibat kurangnya SDM yang berkompeten dalam bidang transportasi, sehingga kurang mampunya dalam menyikapi berkembangan dan pertumbuhan lalu lintas di daerah-daerah.

“Salah satu tenaga ahli yang dimaksud adalah tenaga ahli di bidang transportasi alumni Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD). Kabupaten Banjar sangat membutuhkan SDM lulusan STTD ini,” Pungkat Beliau

Ditambahkan Kadishub Banjar bahwa Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar baru mempunyai 3 Alumni STTD yang sudah bekerja di Pemkab Banjar, sehingga dilihat bahwa luas wilayah Kabupaten Banjar yang luas sehingga kurang efektif atau kurang sebanding terhadap SDM yang ada untuk mengurusi Wilayah tersebut.

“Sangatlah penting ketersediaan tenaga ahli yang sesuai kompetensi untuk menangani sesuatu persoalan, agar tidak terjadinya masalah di kemudian hari. Walaupun terjadi suatu masalah dapat segera ditangani atau diatasi.” Ujarnya

Dishub Banjar Hadiri Rapat Koordinasi Persiapan Penindakan Kendaraan “ODOL”

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XV Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Penindakan Kendaraan yang Over Dimensi dan Over Loading (ODOL) bertempat di Hotel Three Park Banjarmasin, Jumat (27/07/2018).

Pada rapat koordinasi tersebut dihadirkan narasumber dari Kementeran Perhubungan yaitu Kasudit Uji Tipe, Direktorat Sarana Perhubungan Darat dan Kasubdit Dalops, Direktorat Pembinaan Keselamatan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Peserta yang berhadir pada rapat koordinasi terebut yaitu Gakkum Polda Kalsel, Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan dan juga Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota se-Kalimantan selatan.

Disampaikan pada Rakor tersebut bahwa permasalahan Over Dimensi dan Over Loading ini sangat memprihatinkan karena kerugian negara yang ditimbulkan akibat ini sebesar 43 triliun tiap tahunnya.

Kelebihan dimensi merupakan suatu keadaan dimana dimensi pengangkutan tidak sesuai dengan standar produksi pabrikan.

Sedangkan kelebihan muatan atau overloading adalah kondisi kendaraan mengankut melebihi ketentuan yang berlaku.

Sehingga bedasarkan hal tersebut BPTD Wil. XV Prov. Kalsel akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Kepolisian setempat untuk melakukan tindakan penegakan hukum terhadap kendaraan yang Over Dimensi.

Nantinya Pihak Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XV Provinsi Kalimantan Selatan akan membuat jadwal untuk melakukan penindakan kendaraan yang Over Dimensi yang ada diwilayah kalimantan Selatan.

Penetapan Pemenang Pemilihan ABDI YASA TELADAN Tingkat Kabupaten Banjar Tahun 2018

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Pengemudi adalah kunci, dalam upaya mendisiplinkan masyarakat. Sebagai contoh pengemudi agar berhenti, menaikkan dan menurunkan penumpang, pada tempat yang seharusnya ,” demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar Drs. H. M. Aidil Basith, M. AP. saat memberikan sambutan pada acara penutupan Kegiatan Pemilihan Awak Kendaraan Umum Teladan (AKUT) Tingkat Kabupaten Banjar tahun 2018, Selasa (24/07/2018).

Kegiatan Pemilihan ABDI YASA TELADAN 2018  dilaksanakan pada tanggal 23 dan 24 Juli 2018, diikuti oleh 30 orang peserta, yang berasal dari berbagai sopir angkutan kota dan pedesaan yang ada di Kabupaten Banjar.

Selama dua hari ini para peserta dibekali materi/pengetahuan tentang aturan berlalu lintas dan juga pengetahuan tentang masalah angkutan umum, setelah dibekali materi dari berbagai narasumber dan sesi terakhir melakukan ujian tertulis.

Materi yang di ujikan adalah materi yang mereka dapat selama pembekalan dua hari tersebut, hal itu dilakukan dimana untuk mengetahui seberapa besar penguasaan materi yang mereka dapatkan dan besar antusias para peserta mengikuti acara ini.

Lebih lanjut Kadishub Banjar mengatakan bahwa kegiatan pemilihan ABDI YASA TELADAN ini dimaksudkan sebagai ajang pemberian penghargaan kepada awak kendaraan umum (pengemudi) yang selama ini telah bekerja dengan baik dan telah menjunjung tinggi etika profesi selama menjalankan tugasnya, dan memberikan apresiasi kepada pelaku jasa transportasi jalan, serta mengangkat harkat martabat pengemudi sebagai profesi yang lebih dihargai di tengah masyarakat.

Kegiatan pembinaan terhadap pengemudi merupakan salah satu tanggung jawab pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Tanggung jawab ini diwujudkan dalam penyelenggaraan pemilihan ABDI YASA TELADAN tingkat Kabupaten Ini, akan dilanjutkan ke Tingkat Provinsi dan akan berjuang kembali bersaing dengan peserta yang ada. Dalam penyelenggaraan kegiatan ABDI YASA TELADAN ini, pemerintah terus melakukan evaluasi dan perbaikan dalam penyelenggaraannya sehingga diharapkan hasil dari kegiatan ABDI YASA TELADAN ini akan memberikan nilai tambah yang lebih baik.

Di bagian akhir sambutan penutupannya, beliau menyampaikan ucapan selamat kepada pemenang ABDI YASA TELADAN 2018.  “Seluruh peserta Kegiatan Pemilihan ABDI YASA TELADAN Tingkat Kabupaten Banjar tahun 2018 ini adalah teladan semua. Saya berharap agar mulai saat ini dan selanjutnya seluruh peserta dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, dan menginformasikan hal-hal yang positif dan keteladanan kepada keluarga, rekan kerja, sehingga memberikan keteladanan  bagi awak kendaraan umum lainnya. Sekembalinya dari kegiatan ini, para pengemudi ini diharapkan membawa perubahan yang baik bagi angkutan umum yang ada, meningkatkan kedisiplinan masyarakat, serta yang lebih umum membawa perubahan yang baik bagi dunia lalu lintas dan angkutan jalan di Kabupaten banjar,” pungkasnya.

Berikut ini daftar pemenang Pemilihan ABDI YASA TELADAN Tingkat Kabupaten Banjar 2018, berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar No. 752/Dishub/2017 tanggal 24 Juli 2018 :

  1. Peringkat I
    Nama    : Miyono SP
    Trayek : Lina A (Martapura – Simp. 4 Banjarbaru – Bundaran Liang Anggang)
  2. Peringkat II
    Nama    : Muhammad Noor
    Trayek : Lina E (Martapura – Sei Batang – Sei Rangas – Sei Tabuk – Sei Lulut)
  3. Peringkat III
    Nama    : Soleman Padeli
    Trayek : Lina A (Martapura – Simp. 4 Banjarbaru – Aranio – Riam Kanan)

DISHUB BANJAR LAKUKAN PENERTIBAN ANGKOT YANG NGETEM SEMBARANGAN DI SEKITAR PASAR MARTAPURA DAN ALUN-ALUN RATU ZALECHA

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Tindakan pengemudi angkutan umum yang sering mengetem sembarangan di areal Pasar Martapura dan Alun-Alun Ratu Zalecha membuat pemandangan yang kurang bagus pada daerah tersebut dan juga menjadi salah satu penyebab kemacetan apabila arus lalu lintas padat.

Supir angkutan umum harus ingat bahwa ada ketentuan pemidanaan bagi pengemudi kendaraan bermotor umum angkutan orang (Angkot) berdasarkan Pasal 302 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Sanksi yang terdapat pada Pasal 126 UU a quo, berlaku bagi angkot yang memberhentikan kendaraan selain di tempat yang telah ditentukan, mengetem, menurunkan penumpang selain di tempat pemberhentian dan/atau di tempat tujuan tanpa alasan yang patut dan mendesak serta bagi angkot yang melewati jaringan jalan selain yang ditentukan dalam izin trayek.

Sehingga berdasarkan hal tersebut diatas maka Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar Melalui Seksi Operasional dan Pengendalian melakukan teguran atau peringatan kepada para sopir angkutan kota yang ngetem di daerah pasar dan alul-alun martapura agar tidak lagi melakukan hal tersebut. Rabu (25/07/2018).

Karena tindakan ngetem para sopir angkot tersebut sudah membuat terganggunya arus lalu lintas pada ruas jalan A.Yani dan juga membuat terganggunya para pengusaha ruko yang berada disekitar Alun-Alun Ratu Zalecha karena para sopir memarkir angkotnya pas didepan ruko dan mengakibatkan para pengunjung ruko tersebut, ini merukapan laporan dari masyarakat yang datang ke kantor Dinas Perhubungan Kab. Banjar.

Kemenhub Komitmen Bangun Transportasi Publik Bagi Penyandang Disabilitas

JAKARTA – Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk membangun transportasi publik yang aksesibel bagi penyandang disabilitas. Upaya tersebut akan diwujudkan dengan membangun bus khusus untuk memberikan kemudahan bagi penyandang disabilitas. Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan dalam pertemuan dengan Komunitas Barrier Free Tourism di Jakarta, Selasa (24/7).

“Saya menyambut dan saya akan support, secara konkrit Kemenhub akan komitmen untuk membangun bus yang dapat dipergunakan bagi teman-teman penyandang disabilitas dari tempat tinggal menuju ke tempat kerja. Ini akan memberikan kemudahan bagi para penyandang disabilitas untuk dapat beraktifitas,” ujar Menhub Budi dalam pertemuannya tersebut.

Selain fasilitas transportasi, Menhub mengatakan akan menerima beberapa penyandang disabilitas untuk dapat bekerja di Kementerian Perhubungan.

“Kedua kita akan menerima 2 sampai 4 orang penyandang disabilitas untuk bekerja di sini. Tentunya juga melalui tes karena ada syarat minimal yang harus dipenuhi. Jadi silahkan menyampaikan lamarannya,” kata Menhub Budi.

Menhub juga akan melakukan kampanye pada Kementerian lain terkait penerimaan pegawai agar penyandang disabilitas diberikan kesempatan untuk bekerja dan berkarya.

“Dalam waktu dekat saya akan kumpulkan beberapa Kementerian seperti Kementerian Kominfo, Kementerian Pariwisata, Kementerian Pertahanan. Saya akan kampanyekan itu supaya dapat memberi kesempatan bagi mereka untuk bekerja,”tukas Menhub.

Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut yaitu Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi dan Sekretaris Ditjen Perhubungan Darat Hindro Surahmat.

 

Source:: KEMENHUB

Pelaksanaan Uji Kir Keliling UPT. PKB Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Puluhan kendaraan angkutan barang maupun penumpang melakukan uji kir di Terminal Pasar Martapura, Rabu (25/07/2018)

Uji kir keliling yang telah diberlakukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar ini jadwalnya yaitu setiap hari Rabu di Terminal Pasar Martapura.

Menurut Penguji Pelaksana Lanjutan Uji Kir, Iqbal Surya Wardana Ama. PKB, pengujian ini dilakukan mulai pukul 09.00 – 12.00 Wita.

“Pelaksanaannya sebetulnya kami mulai pukul 08.00 Wita, tapi karena kami jalan dari kantor pengujian kendaraan bermotor KM. 17 Kec. Gambut, jadi baru mulai jam sembilan,”

Sementara itu, tidak ada batasan kuota kendaraan yang di uji, selama pelayanan masih buka anggota kami siap melayani para sopir yang ingin melakukan pengujian.

 “Selesainya antara pukul 12.00 – 13.00 Wita, selanjutnya kami rekap biar pukul 14.00 Wita sudah kami sudah dapat kembali ke Kantor UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Km. 17 Kec. Gambut.

Untuk pengujian ini diterjunkan 4 orang petugas yang terdiri atas, petugas pelaksana lanjutan 1 orang, penguji pelaksana 1 orang, administrasi 1 orang, ketok peneng dan cat samping 1 orang.

Adapun persyaratan yang diperlukan yaitu surat-surat kendaraan seperti STNK asli serta fotokopi sebanyak 1 lembar, buku uji beserta fotokopi 1 lembar, KTP asli dan fotokopi pemilik atau pemohon 1 lembar, dan mengisi formulir pengujian.

Dishub Menindak Lanjuti Hasil Survey Penijauan Faskes untuk persiapan Penilaian Kawasan Tertib Lalu Lintas

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Berdasarkan hasil survey peninjauan lapangan mengenai Fasilitas Keselamatan Jalan (Faskes) yang dilaksanakan oleh gabungan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar dan Sat Lantas Polres Banjar, banyak Faskes yang ada di kawasan tertib lalu lintas (KTL) tertutupi oleh dahan pepohonan yang ada disekitar lokasi faskes tersebut.

Sehingga berdasarkan hal tersebut Dinas Perhubungan segera mengambil tindakan untuk mengatasi hal tersebut, untuk persiapan penilaian KTL oleh Mabes Polri.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar Drs. H. M. Aidil Basith, M.AP mengatakan bahwa berdasalkan hasil survey tersebut akan kami tindak lanjuti untuk bersinergi/berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk segera melakukan pembersihan/pemangkasan dahan pepohonan yang menghalangi Faskes tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dan dengan segera Dinas Lingkungan Hidup melakukan Pembersihan dan Pemangkasan dahan Pepohonan yang menutupi Faskes yang ada di Kawasan KTL.

Hal tersebut dilakukan dimana untuk mempersiapkan Pelaksanaan penilaian Kawasan Tertib lalu Lintas yang ada diwilayah Kabupanten Banjar dan juga dapat memfungsikan kembali kegunaan dari Faskes yang ada tersebut yang sebelumnya kurang berfungsi optimal karena tertutup oleh dahan pepohonan disekitar.

Dengan dilaksanakan kegiatan itu Kepala Dinas Perhubungan memberikan Apresiasi dan ucakan terima kasih kepada kawan-kawan Dinas Lingkungan Hidup dalam membantu persiapan pelaksanaan Penilaian Kawasan Tertib lalu Lintas Oleh TIM Penilai Maber Polri dan Kementerian Perhubungan.

DISHUB Banjar Lakukan Survey Inventarisari Simpang Empat Pasar Martapura

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Dinas Perhubungan Kabuapten Banjar melakukan survei Inventarisasi Simpang di perempatan Pasar Martapura, Sabtu (21/07/2018).

Survei yang dilakukan bertujuan untuk mencari data geomitrik Simpang Empat Martapura dimana hasil survey geometrik simpang ini akan dikaitan dengan survey sebelumnya yaitu survey CTMC untuk penghitungan dan penentuan durasi dan Fase Persimpangan. Yang direncanakan untuk simpang empat pasar Martapura akan dipasang Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL).

Sehingga dari hasil survey keduanya ini akan diolah sehingga mendapatkan hasil data yang akan dijadikan patokan untuk menentukan durasi (detik) lampu merah dan hijau pada ruas jalan. Penentuan durasi lampu merah dan hijau pada satu perempatan jalan tidak akan sama, tergantung kepadatan lalu lintas pada masing-masing ruas jalan di persimpangan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar Drs. H. M. Aidil Basith, M.AP menjelaskan, dimana survey ini yaitu mengukur keadaan simpang tersebut mulai dari lebar ruas jalan, lebar mulut simpang, panjang kaki simpang dan kondisi geometrik simpang tersebut.

Hasil dari survey ini akan disandingkan dari hasil survey CTMC yang akan diolah secara manual ataupun secara aplikasi yang ada untuk menentukan besaran durasi lampu merah, lampu kuning dan lampu hijau pada masing-masing kaki simpang.

Hal dalam penentuan durasi APILL tersebut sudah ada standarnya dan penghitungannya berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI).