Himbauan Kadishub Banjar, Gunakan Sabuk Pengaman (Seat Belt) Saat Berkendara

Martapura – Kurangnya pengetahuan dan kesadaran pengendara tentang pentingnya menggunakan sabuk pengaman (seat belt) saat berkendaraan hal tersebut dapat membahayakan keselamatan. Kepala Dinas Perhubungan Banjar Drs. H. M. Aidil Basith, M.AP menjelaskan bahwa menggunakan sabuk keselamatan (seat belt) adalah salah satu hal yang penting sebagai pengendara ataupun penumpang didalam mobil.

Dikatakan beliau aturan terkait pemakaian sabuk keselamatan telah termuat di Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 106 (6) dan sanksinya Pasal 289 sebagai berikut :

Pasal 106 ayat 6

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor beroda empat atau lebih di Jalan dan penumpang yang duduk di sampingnya wajib mengenakan sabuk keselamatan”

Pasal 289

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor atau Penumpang yang duduk di samping Pengemudi yang tidak mengenakan sabuk keselamatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (6) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah)”

Dijelaskan kembali kegunaan dari sabuk pengaman adalah :

“Sabuk pengaman bukan aksesoris dari kendaraan melainkan sabuk pengaman berfungsi untuk menjaga keselamatan para pengendara. Pelindung badan ketika pengendara harus terdorong ke depan ketika terjadi benturan atau keadaan yang tidak terduga seperti kecelakaan”

Lebih lanjut Kadishub Banjar Mengatakan mengatakan Anda dapat berkendara lebih fokus karena posisi duduk Anda yang nyaman. Sabuk pengaman akan memaksa Anda mau tidak mau duduk tegak saat menyetir. Tubuh tidak dapat bergerak ke kanan dan ke kiri dengan mudah karena sabuk pengaman mengikat erat pada bagian tubuh Anda.

Diungkapkan bekiau aturan ini dibuat untuk keselamatan pengendara kendaraan. Ada banyak manfaat yang akan didapatkan, ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kecelakaan misalnya. Maka keberadaan sabuk keselamatan (safety belt) akan sangat membantu salah satunya adalah meminimalisir benturan tubuh dengan badan kendaraan.

Jadi, Mari Kita Kenakan Sabuk Keselamatan dari sekarang untuk keselamatan kita bersama saat berkendara dijalan raya!!!

KADISHUB BANJAR Ikut Melepas Gerak Jalan dalam Rangka Memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2018

Martapura – Bupati Banjar H. Khalilurrahman melepas peserta gerak jalan Tingkat SD dan SMP dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), pada acara itu Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar Drs. H. M. Aidil Basith, M.AP juga ikut melepas peserta lomba gerak jalan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang ke 129 di halaman Kantor Pemerintah Daerah Banjar. Senin, (30/04/2018) pagi.

Pada saat dikonfirmasi Kadishub Banjar, menyampaikan rasa syukur atas terselanggaranya kegiatan ini dengan panitia pelaksana Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar.

“Dalam rangka memeriahkan Hari Pendidikan Nasional ke 129 dengan melepas lomba gerak jalan, merupakan bentuk rasa syukur yang mendalam sehingga mari kita bangun bersama komitmen untuk terus memastikan bahwa dunia pendidikan di Kabupaten Banjar akan bergerak maju mengikuti perkembangan zaman dan juga tidak meninggalkan kebudayaan daerah, seperti tema peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2018 ini “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”, pungkasnya

Diharapkan juga Pemerintah Daerah akan mampu menghadirkan putra-putri terbaik untuk masa depan Kabupaten Banjar, beliau juga berharap setiap perayaan Hardiknas dapat menjadi momentum yang membangkitkan semangan belajar siswa-siswi dan nilai juang untuk bisa bersatu menjadikan pendidikan Kabupaten Banjar bisa bersaing dengan daerah lain.

Kadishub Banjar menyampaikan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diselenggarakan setiap tanggal 2 Mei bukan hanya untuk mengenang Ki Hajar Dewan Tara sebagai perintis Hari Pendidikan Nasional, tetapi merupakan sebuah momentum untuk menumbuhkan rasa patriotisme dan nasionalisme pada setiap siswa-siswi dan semua insan pendidikan.

DISHUB Banjar Pasang Spanduk Himbauan Keselamatan Pelayaran (Penyebrangan Perairan)

Martapura – Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar Kembali memasang spanduk himbauan, yang kali ini melalui Bidang Sarana dan Prasarana memasang spanduk himbauan Keselamatan Pelayaran Perairan, yang sebelumnya sudah memasang himbauan keselamatan kelaiakan kendaraan angkutan umum dan barang di Jalan.

Pemasangan spanduk keselamatan pelayaran perairan tersebut ditempatkan pada Dermaga Riam Kanan, karena di Dermaga tersebut banyak kapal angkutan penumpang pada hari kamis, (26/04/2018) Siang.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar Drs. H. M. Aidil Basith, M.AP mengatakan, anggotanya memang gencar memasang spanduk himbauan tentang keselamatan berlalu lintas didarat maupun untuk perairan. Pemasangan spanduk ini ditempatkan/dipasang pada daerah-daerah yang ramai dan strategis, sehingga terlihat dan terbaca oleh masyarakat umum.
“Pemasangan spanduk ini maksudkan sebagai salah satu bentuk sosialisasi Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar kepada masyarakat umum untuk mengingatkan kembali tentang keselamatan berlalu lintas di Perairan.

Beliau mengatakan bahwa aksi sosialisasi ini merupakan amanat dari Undang Undang RI Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran, Pasal 117 (2) dan Pasal 122 sebagai berikut :

Pasal 117 (2)

Kelaiklautan kapal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a wajib dipenuhi setiap kapal  sesuai dengan daerah-pelayarannya yang meliputi:

  1. keselamatan kapal;
  2. pencegahan pencemaran dari kapal;
  3. pengawakan kapal;
  4. garis muat kapal dan pemuatan;
  5. kesejahteraan Awak Kapal dan kesehatan penumpang;
  6. status hukum kapal;
  7. manajemen keselamatan dan pencegahan pencemaran dari kapal; dan
  8. manajemen keamanan kapal.

Pasal 122

“Setiap pengoperasian kapal dan pelabuhan wajib memenuhi persyaratan keselamatan dan keamanan serta perlindungan lingkungan maritim.”

Sehingga dengan aksi pemasangan spanduk himbauan tersebut diharapkan masyarakat lebih tahu akan pentingnya Persyaratan Keselamatan dan keamanan Pelayaran sesuai yang diamanatkan Undang Undang tersebut, ujarnya.

Dalam Bulan Patuh Intan 2018, Kadishub Banjar Menghimbau Kepada Seluruh Pengemudi Kendaraan Agar Berkonsentrasi Saat Berkendara

Martapura – Bulan Patuh Intan 2018 adalah suatu kegiatan yang digalakan oleh Kepolisian Republik indonesia untuk mengurangi angka pelanggaran di jalan dan mengurang angka kecelakaan lalu lintas pada wilayah hukum masing-masing.

Pada kegiatan-kegiatan seperti ini kami sudah sering menghimbau kepada setiap pengemudi kendaraan agar perperilaku tertib dan menaati semua peraturan yang berlaku.

Pada Kali ini Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar Drs. H. H. Aidil Basith, M.AP menghimbau kepada seluruh pengemudi kendaraan di jalan agar lebih meningkatkan Konsentrasinya saat berkendara, dalam hal ini dilarang menggunakan Telepon/ menelpon saat mengemudi karena selain akan membahayakan mengancam keselamatan diri sendiri, juga akan sangat membahayakan orang pengguna jalan lain.

Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 283 menjelaskan

Pasal 283

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)”

Yuk, Jaga Konsentrasi Kita Saat Berkendara!!!

Kunjungan Wakil Bupati Banjar Ke Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar

Disambut dengan Jajaran Penghormatan

Martapura – Berkunjung ke Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar Wakil Bupati Banjar H. SAIDI MANSYUR Kamis, (26/04/2018) siang.

Setelah menghadiri Apel Siaga Bencana di Halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar Wakil Bupati H. SAIDI MANSYUR bertolak ke Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar yang bertepatan Kantor Dinas Perhubungan tidak berjauhan dengan Kantor BPBD Kab. Banjar.

Pada Kunjungannya ini Wakil Bupati Banjar langsung disambut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar Drs. H. M. AIDIL BASITH, M.AP dengan hangat terlihat dari raut wajah beliau yang ceria, kemudian Wakil Bupati memasuki Kantor disamput pula oleh Jajaran Penghormatan oleh anggota Dishub Banjar, tergambar senyum ceria pada wajah Wakil Bupati Banjar saat penyambutan tersebut.

Setelah memasuki kantor beliau melihat-lihat kondisi Kantor Dinas Perhubungan sambil didampingi Kadishub Banjar dan memberi penjelasan, setelah melihat-lihat kondisi kantor kemudian Mata beliau tertuju pada target panahan di halaman belakang kantor, kemudian dijelaskan Kadishub Banjar bahwa disela-sela hari libur kami memanfaatkan waktu untuk latihan panahan, ujar beliau.’

Kadishub mengatakan kerena olahraga panahan adalah merupakan salah satu olahraga yang di sunnahkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam karena banyak manfaat dari olahraga memanah yaitu diantaranya adalah

  1. Melatih daya fokus;
  2. Menambah Ketenangan;
  3. Menambah Kecerdasan;
  4. Melatih Kesabaran;
  5. Melatih Konsentrasi;
  6. Melatih Emosi dan masih banyak lagi manfaatnya.

Wakil Bupati Latihan Panahan Bersama

Kemudian Wakil Bupati mencoba panahan tersebut dan mengajak para anggota Dishub untuk latihan bersama, cukup lama beliau melakukan panahan diselangi obrolan santai dan candaan dari anggota Dishub Kab. Banjar dibawah rindang pepohonan halaman belakang Kantor Dinas Perhubungan.

DISHUB Kab. Banjar Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Patuh Intan 2018

Penyematan Tanda Operasi Patuh Intan 2018

Martapura – Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Patuh Intan 2018 untuk Dinas Perhubungan dihadiri oleh para pejabat Dnas Perhubungan dan 1 (satu) Pleton Anggota Dishub sebagai peserta Apel tersebut. Bertempat di halaman Mapolres Banjar Polda Kalimantan Selatan Kamis, (26/04/2018) pagi.

Adapun pada Apel tersebut yang langsung bertindak sebagai Inspektur Upacara Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, SH.S.I.K,MH. Oprasi Kepolisisan terpusat Patuh Intan 2018 berlangsung sejak hari ini atau 26 April sampai 9 Mei 2018. Sasaran razia petugas gabungan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas akibat kecelakaan, serta mendongkrak kepatuhan masyarakat terhadap aturan yang berlaku.

Disampaikan pula oleh Inspektur Upacara operasi yang digelar selama hampir dua pekan itu dipastikan tidak langsung melakukan penilangan.

Adapun 7 sasaran Operasi Patuh Intan 2018 ialah :

  • Pengendara motor Yang Tidak menggunakan helm standar
  • pengendara roda empat yang tidak mengguankaan safety belt
  • pengendara roda empat melebihi batas kecepatan
  • mengemudi kendaraan dalam keadaan pengaruh alkhol
  • pengendara dibawah umur
  • menggunakan HP saat mengemudi kendaraan
  • melawan arus

Ikut Prosesi Apel Gelar Pasukan

Pada saat dikonfirmasi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar Drs. H. M. Aidil Basith, M.AP mengatakan bahwa Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar adalah Mitra Kerja Polres Banjar dalam menciptakan Lalu Lintas yang Aman, Nyaman dan Tertib di Wilayah Kabupaten Banjar, Sangat mendukung kegiatan Operasi Patuh Intan 2018 ini, dan kami beserta jajaran siap membantu dalam mensukseskan kegiatan ini.

Berdasarkan sasaran kegiatan operasi diatas maka Kadishub Banjar Menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi segala peraturan yang berlaku saat berlalu lintas di Jalan raya, antara lain adalah kelengkapan surat menyurat kendaraan, menggunakan Helm Standar SNI, menggunakan Sabuk Pengaman dan yang lainnya.

Pemerintah Fokus Uji Berkala Untuk Kendaraan Wajib Uji

Menhub Kunjungi Pengujian Kendaraan Bermotor

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID, JAKARTA : Kemenhub masih memprioritaskan pelaksanaan pengujian berkala (keur/kir) terhadap kendaraan wajib uji, seperti kendaraan angkutan umum, angkutan barang dan jenis bus. Sedangkan untuk wajib uji kendaraan pribadi masih baru wacana. Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik, J. A. Barata di Kantor Kementerian Perhubungan pada Selasa (23/5).

Dalam kesempatan tersebut, Barata menjelaskan terdapat 6 juta kendaraan yang harus dilakukan uji berkala. Jumlah tersebut akan bertambah sekitar 600.000-700.000 mobil setiap tahun. Sedangkan, balai pengujian berkala yang dimiliki Pemerintah hanya 400 unit.“Saat ini ada sekitar 6 juta kendaraan yang wajib uji berkala dan tiap tahunnya akan terus bertambah, tidak sebanding dengan jumlah balai pengujian berkala yang ada. Untuk itu, pemerintah masih memfokuskan pada kendaraan-kendaraan yang wajib uji tersebut,” jelas Barata.

Lebih lanjut, Barata menjelaskan bahwa Kemenhub akan terus mendukung kehadiran swasta untuk melakukan uji berkala kendaraan wajib uji karena jumlah kendaraan yang harus di-uji semakin banyak, tidak sebanding dengan jumlah balai uji yang dimiliki Dinas Perhubungan.Terkait dengan uji berkala terhadap kendaraan pribadi, Barata menegaskan bahwa hal ini masih merupakan wacana dan masih perlu dikaji lagi secara lebih intensif.

“Terkait uji kir terhadap kendaraan pribadi, akan dilakukan kajian terlebih dahulu. Belum ada rencana untuk memberlakukan ketentuan tersebut saat ini” tutup Barata.Ketentuan mengenai wajib uji kendaraan bermotor terdapat pada UU No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Namun, UU ini hanya mengatur uji berkala terhadap kendaraan umum (angkutan umum dan angkutan barang), belum mengatur uji berkala terhadap kendaraan pribadi.(*)

DISHUB Banjar Menyampaikan Undangan Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tahun 2018 ke Sekolah-Sekolah di Wilayah Kabupaten Banjar

DISHUB.BANJARKAB.GO.ID – Pemilihan PPKJ (Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan) Kabupaten Banjar tahun 2018 merupakan suatu kegiatan dari penjabaran pelaksanaan Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dalam rangka mendukung pelaksanaan tertib lalu berlalu lintas yang diharapkan para pelajar dapat menjadi pelopor dilingkungan sekolah maupun di masyarakat.

Dalam kegiatan pemilihan PPKJ yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan menanamkan kesadaran berlalu lintas khususnya di kalangan generasi penerus bangsa serta masyarakat pada umumnya ini, pastinya membutuhkan persiapan guna menunjang suksesnya kegiatan tersebut. Melihat hal tersebut maka pada rabu, 25 April 2018, DISHUB Kab.Banjar menyampaikan Undangan Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Tahun 2018 ke sekolah-sekolah SMA/SMK Sederajat yang berada di wilayah Kabupaten Banjar.

Pada Kesempatan ini Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar Drs. H. M. Aidil Basith, M.AP menjelaskan Pelaksanaan Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Tingkat Kabupaten Banjar Selama 2 (dua) Hari yaitu tanggal 2-3 Mei 2018, jumlah sementara peserta Pemilihan Pelajar Pelopor Masih Kita Batasi yaitu Sebanyak 40 (empat puluh) Peserta.

Terdapat beberapa hal yang sudah disepakati bersama, diantaranya bahwa untuk pendaftaran keikutsertaan masing – masing sekolah mulai tanggal 25 April 2018 di kantor DISHUB Kab.Banjar jalan Sekumpul Ujung No. 3 Ds. Bincau Martapura, pada hari pertama pemilihan PPKJ ini akan dilakukan pemberian materi dari DISHUB Kab.Banjar.

Harapan kami, dengan dilaksanakan kegiatan ini dapat meningkatkan keselamatan dan menanamkan kesadaran berlalu lintas khususnya di kalangan pelajar Kab.Banjar dan juga semoga calon peserta yang terpilih menjadi PPKJ Kab.Banjar tahun 2018 dapat mengharumkan nama Kab. banjar ditingkat Provinsi maupun Nasional.

DISHUB Banjar Ikut Serta Dalam Mensukseskan Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 42 Kabupaten Banjar

Persiapan Pengamanan Jalur MTQ

Martapura – Sejumlah anggota Operasional dan Pengendalian Lapangan, Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar disiagakan pada jalur MTQ ke 42 Kabupaten Banjar di Kecamatan Cintapuri Darussalam, Jum’at (20/04/2018) sore.

Dimana hal tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas pada acara tersebut serta untuk mensukseskan acara MTQ ke 42 Kabupaten Banjar. Berdasarkan Surat Perintah Tugas dari Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar Drs. H. M. Aidil Basith, M.AP.

Kadishub Banjar mengatakan bahwa telah mensiagakan beberapa anggota Opsdal pada jalur lalu lintas menuju acara MTQ ke 42 di Kecamatan Cintapuri Darussalam, kami menempatkan anggota pada titik-titik yang dianggap rawan kemacetan, selain dari anggota kami juga dibantu oleh panitia dan juga masyarakat sekitar untuk mengatur kelancaran lalu lintas. Acar semacam itu kami anggap penting karena acara itu merupakan acara yang bernuansa syiar agama sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Banjar, dan Kita mengharapkan pelaksanakan MTQ nanti bisa membantu program pembangunan daerah khususnya mewujudkan masyarakat Kabupaten Banjar yang religius.

Pengaturan Arus Lalu Lintas

Selain pada jalur menuju Acara MTQ tersebut kami juga menempatkan anggota pada area parkir yang telah disediakan karena mengingat banyaknya peserta setiap Kecamatan yang mengikuti acara tersebut, berdasarkan informasi data yang kami peroleh sementara peserta yang mengikuti MTQ ke 42 Tingkat Kabupaten Banjar tersebut adalah Kecamatan Martapura Kota sebanyak 130, Kecamatan Martapura Timur sebanyak 130, Kecamatan Martapura Barat senanyak 242, Kecamatan Matraman sebanyak 96, Kecamatan Simpang Empat sebanyak 215, Kecamatan Pengaron sebanyak 95, Kec Sungai Pinang sebanyak 100, Kecamatan Telaga Bauntung sebanyak 112, Kecamatan Sei Tabuk sebanyak 135, Kecamatan Gambut sebanyak 115, Kecamatan Kertak Hanyar sebanyak 120, Kecamatan Aluh – Aluh sebanyak 103, Kecamatan Beruntung Baru sebanyak 100, Kecamatan Aranio sebanyak 110, Kecamatan Cintapuri Darussalam sebanyak 250 belum kecamatan yang lainnya dan juga para pejabat Kab. Banjar dan tamu undangan lainya. Sehingga area parkir harus ditata agar memuat semua kendaraan peserta MTQ tersebut,”ungkapnya.

DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN BANJAR SOSIALISASIKAN BUS ANGKUTAN SEKOLAH (BUNGAS) MANDIRI DI SMP NEGERI 3 MARTAPURA

“Hari Pertama” Sosialisasi Bus Angkutan Sekolah (BUNGAS) Mandiri

Martapura – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar Drs. H. M. Aidil Basit, M. AP dengan didampingi Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Perhubungan Darat H. Sahdiman, S.Sos, M.Si, Kepala Seksi Angkutan Dinas Perhubungan Kab. Banjar Eka Listiati, S.SiT dan Kepala Seksi Teknologi Kendaraan Bermotor dan Perbengkelan Muhammad Arifin, SE kepada Komite sekolah dan wali Murid SMP Negeri 3 Martapura selama dua hari, Senin dan Selasa (16-17 April 2018), bertempat di SMP Negeri 3 Martapura Jl. A. Yani Km. 37,5 Komplek Sa’adah 3 RT. 18 RW. 05 Sungai Paring Martapura.

Kadishub mengatakan bahwa memandang banyaknya pelanggaran lalu lintas bahkan hingga kecelakaan lalu lintas dikalangan siswa sekolah maka dari itu kami berfikiran untuk meminimalisir hal tersebut kami mengadakan satu program kegiatan inovasi yaitu program kegiatan Bus antar-jemput siswa sekolah yang biasa disebut Bus Sekolah, Program ini kami namakan BUNGAS (Bus Angkutan Sekolah) Mandiri.

Beliau menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan hasil dari tindak lanjut dari rapat koordinasi yang telah dilakukan terlebih dahulu pada hari rabu, 11 april 2018 yang dihadiri oleh 4 undangan dari sub sektor yang terkait yaitu dari Pihak Sekolah, Komite Sekolah, Organda Kab. Banjar dan Perwakilan Sopir Angkutan Umum dalam pembahasan peranan ataupun tugas dari masing-masing sub sektor untuk mendukung kelancaran dari program kegiatan Bus Angkutan Sekolah (BUNGAS) Mandiri ini.

“Hari Kedua” Sosialisasi Bus Angkutan Sekolah (BUNGAS) Mandiri

Pada sosialisasi yang diadakan selama dua hari ini yaitu pemaparan dari program kegiatan dan mekanisme yang akan digunakan serta pemberian wawasan kepada orang tua siswa/wali murid bahwa pentingnya program kegiatan ini dimana antara lain untuk menekan pelanggaran lalu lintas dan angka kecelakaan yang dilakukan oleh siswa-siswi sekolah serta memberikan kenyamanan bagi orang tua/wali murid untuk memonitor anaknya bersekolah dan menghilangkan rasa was-was bagi orang tua saat berangkat dan kepulangan sekolah anaknya karena sudah ada yang mengkoordinir dibandingkan membiarkan anaknya berangkat dan pulang sekolah dengan menggunakan kendaraan sendiri.

Pentingnya keselamatan berlalu lintas dijalan raya hal yang ditekankan pada sosialisasi ini, karena anak Sekolah SMP itu merupakan akan yang masih dibawah umur untuk berlalu lintas sendiri karena usia anak SMP pasti belum mempunyai KTP dan juga Surat Izin Mengemudi (SIM) sehingga sangat riskan dan berbahaya apabila menggunakan kendaraan sendiri berangkat kesekolah, Setelah sosialisasi ini kami akan berkoordinasi dengan Polres Banjar khususnya Sat Lantas Polres Banjar untuk melakukan penertipan terhadap siswa-siswi yang menggunakan kendaraan bermotor untuk bersekolah, ujar Kadishub Banjar.